ACEHFOOTBALL.net — Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persiraja Banda Aceh memastikan tidak membuka penjualan tiket secara offline untuk laga kandang melawan PSMS Medan pada lanjutan Championship 2025/26.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Panpel Persiraja, Marwan Dek Bit. Ia menegaskan kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kapasitas Stadion H. Dimurthala serta tingginya animo penonton pada laga sarat gengsi tersebut.
“Untuk pertandingan Persiraja melawan PSMS Medan, tiket tidak dijual secara offline. Penjualan hanya dilakukan secara online dan jumlahnya disesuaikan dengan kapasitas stadion. Biasanya, tiket akan cepat habis,” ujar Marwan Dek Bit.
Laga Persiraja kontra PSMS Medan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (18/1) di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, dengan kickoff pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling dinantikan pada pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26, mengingat rivalitas panjang kedua tim sesama wakil Sumatera.
Marwan juga mengimbau para pendukung Persiraja untuk tidak memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket resmi.
Panpel akan menerapkan pengawasan ketat di pintu masuk stadion dan hanya penonton yang memiliki tiket sah yang diperkenankan masuk.
“Kami mengimbau suporter membeli tiket melalui jalur resmi yang sudah ditentukan. Jangan membeli dari calo dan jangan datang ke stadion tanpa tiket, karena panpel tidak melayani pembelian di lokasi,” tegasnya.
Selain pengaturan tiket, panpel bersama pihak keamanan telah menyiapkan pengamanan ekstra guna memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Suporter diharapkan tetap menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi sportivitas sepanjang pertandingan.
Dengan penerapan sistem penjualan tiket sepenuhnya secara online, Panpel Persiraja berharap laga Persiraja melawan PSMS Medan dapat terselenggara lebih tertib, nyaman, dan sesuai regulasi.



















Komentar