ACEHFOOTBALL.net – Persiraja Banda Aceh menunjukkan tren menarik dalam tiga laga awal Pegadaian Championship 2025/2026.
Meski menelan dua kekalahan di awal, tim berjuluk Lantak Laju akhirnya meraih kemenangan perdana 3-2 atas Sriwijaya FC. Yang menonjol, dalam ketiga laga tersebut Persiraja selalu lebih dominan dalam penguasaan bola.
Data resmi mencatat, saat menghadapi Sriwijaya FC, anak asuh Akhyar Ilyas menguasai 80 persen ball possession. Dominasi ini kian terlihat setelah tuan rumah bermain dengan 10 orang sejak menit ke-51.
Namun, keunggulan bukan hanya di Palembang. Melawan Adhyaksa Farmel FC, Persiraja mencatat 64 persen penguasaan bola dengan 21 percobaan tembakan.
Begitu pula saat menghadapi PS Sumsel United, mereka tetap unggul 63 persen ball possession meski laga berakhir dengan kekalahan.
Persiraja juga konsisten unggul dalam jumlah operan dan akurasi umpan. Saat melawan Sriwijaya, misalnya, Laskar Rencong mencatat 476 operan dengan tingkat akurasi 84 persen, jauh di atas lawan yang hanya 57 persen.
Meski unggul di statistik, efektivitas penyelesaian peluang masih jadi pekerjaan rumah. Dari 16 tembakan ke gawang Sriwijaya, hanya tiga yang berbuah gol.
Namun, kemenangan di Jakabaring menjadi sinyal kebangkitan, sekaligus bukti bahwa dominasi permainan Persiraja perlahan mulai terkonversi menjadi hasil positif.





















Komentar