ACEHFOOTBALL.net — PSMS Medan resmi menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026.
Penunjukan tersebut terungkap saat Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia, Arifuddin Maulana Basri, mendampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau Stadion Utama Sumut, Minggu (27/7/2025).
Stadion Utama Sumatera Utara sendiri akan menjadi markas kandang baru bagi PSMS Medan pada musim ini. Saat sesi kunjungan, Kas Hartadi tampak hadir bersama rombongan, memicu konfirmasi publik atas statusnya.
“Sebenarnya belum mau diumumkan sekarang, tapi ikut pula dia di belakang, nggak mungkin disembunyikan lagi pula kan,” ujar Arifuddin di lokasi.
Kas Hartadi bukan sosok baru di dunia sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai mantan pemain Timnas Indonesia yang meraih medali emas SEA Games 1991 di Filipina. Dalam karier kepelatihannya, Kas dikenal sebagai “pelatih spesialis promosi” karena sukses membawa Kalteng Putra dan Dewa United naik ke Liga 1.
Sebelum menukangi PSMS, Kas Hartadi sempat menangani PSKC Cimahi di musim lalu. Pengalaman itu menjadi modal penting dalam menukangi skuad Ayam Kinantan yang menargetkan bangkit kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Terkait komposisi pemain, Arifuddin menyebut pihak manajemen sudah mulai membidik sejumlah pemain, termasuk mempertahankan beberapa nama dari skuad musim lalu.
“Sudah kami siapkan. Ada beberapa pemain lama yang masih layak, dan sejumlah pemain baru juga sedang dibidik,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang juga menantu mantan Gubsu sekaligus eks pembina PSMS, Edy Rahmayadi, memberikan izin penggunaan Stadion Utama sebagai markas tim kebanggaan Medan tersebut.
Kehadiran Kas Hartadi sebagai nahkoda baru diharapkan mampu mengangkat performa PSMS Medan, yang dalam beberapa musim terakhir kesulitan menembus promosi.
Sebelumnya Kas Hartadi sejak sepekan terakhir memang dihubungkan dengan PSMS Medan. Selain Kas Hartadi ada beberapa nama lain yang sempat diisukan bergabung.
Kas Hartadi terakhir membesut PSKC Cimahi. Pelatih berusia 54 tahun itu membawa ke babak 8 besar. Sayangnya, PSKC gagal lolos ke Liga 1. Kas Hartadi mengawali karier kepelatihannya sebagai asisten pelatih di Sriwijaya FC pada 2009.
Saat itu ia membantu Ivan Kolev dan Rahmad Darmawan. Kemudian Kas Hartadi menjadi pelatih kepala di sana. Dia kemudian menangani Persikabo pada 2013, dan kemudian membesut Cilegon United pada 2015.
Kariernya berlanjut menangani Persik Kediri pada 2016 dan semusim kemudian Kalteng Putra pada 2017. Kas Hartadi kembali menangani Sriwijaya FC pada 2019 dan hengkang ke Dewa United pada 2021. Kas kemudian menangani PSIM pada 2023 dan terakhir PSKC Cimahi.
Kas Hartadi juga sudah berpengalaman menangani sejumlah klub seperti Sriwijaya FC, Kalteng Putra, Dewa United, PSIM Yogyakarta, Persik Kediri, Cilegon United, dan Persikabo.
View this post on Instagram





















Komentar