ACEHFOOTBALL — Di balik hasil gemilang yang diraih Persiraja Banda Aceh, ternyata ada sedikit kisah miris yang dialami pemain. Kabarnya, hak pemain belum dilunasi.
Tersendatnya pembayaran gaji pemain memang menjadi masalah klasik ditubuh Laskar Rencong. Kini, Kurniawan dkk pun seperti kurang bersemangat dalam berlatih.
Kemarin, skuad yang bermarkas di Stadion H Dimurthala ini melakukan latihan ringan di belakang gawang, akibat kondisi lapangan becek setelah terus menerus diguyur hujan.
Usai latihan, semua pemain berkumpul di tribun utara, belakang gawang. Mereka menggelar rapat kecil membahas masalah gaji yang belum dibayar manajemen.
Sejumlah pemain, seperti dilansir Waspada, belum lama ini mengakui, sudah dua bulan gaji belum cair dari manajemen. “Uang makan juga belum sudah tiga bulan,” kata seorang pemain.
Kondisi ini membuat Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas, Wahyu AW dan Purwanto sulit melakukan persiapan babak 16 besar. “Memang gaji pemain masih tertunggak selama dua bulan,” aku Akhyar Ilyas, kemarin.
Dia menyebutkan, akibat kondisi ini membuat tim pelatih sulit melakukan persiapan menyambut babak 16 besar. Persiapan kebabak 16 besar dilakukan lebih cepat, karena Faumi Syahreza dkk sudah menggenggam tiket 16 besar, meski masih menyisahkan satu laga lagi.
Sebelumnya, Ketua Persiraja Banda Aceh, Musri Idris menyebutkan, dirinya kelimpungan mencari sponsor untuk mendanai klub.
Sementara dana subsidi babak penyisihan dari operator ISC B belum dikirim. “Kabarnya, sisa dana subsidi akan dikirim setelah selesai penyisihan, sebelum masuk 16 besar,” sebutnya.
Sedangkan di babak 16 besar, PT GTS akan menambah dana subsidi lagi buat tim yang lolos babak penyisihan dimana setiap tim akan mendapat Rp300 juta.
Editor: Indra





















Komentar