ACEHFOOTBALL — Politisi Aceh Teuku Riefky Harsya yang juga Ketua Komisi X DPR RI mengingatkan soal masifnya permintaan KLB PSSI yang diajukan pemilik suara Kongres PSSI.
Kata dia, pada intinya DPR tidak ingin lagi ada pembekuan FIFA yang dijatuhkan untuk Indonesia.
Potensi itu, menurut politisi Partai Demokrat ini berpeluang muncul bila penyelenggaraan KLB PSSI melenceng dari Statuta PSSI.
Sebab, kata dia, FIFA pasti tidak akan tinggal diam melihat konflik yang terjadi dalam federasi.
“Kami berharap kalaupun sampai KLB, harus memenuhi syarat dan sesuai statuta. Perlu diingat publik sudah jenuh dengan konflik. Jangan sampai ada lagi sanksi yang dijatuhkan FIFA,” kata Teuku Riefky Harsya.
Disebutkan, terkait keinginan Kelompok 85 yang berisi mayoritas pemilik suara Kongres PSSI mendorong Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI, Komisi X tidak terlalu mementingkan hal tersebut.
Kata pria berdarah ninggrat Aceh ini, buat Komisi X paling penting adalah jangan sampai ada penyelenggaraan KLB ini merupakan rekayasa untuk mengambil alih PSSI.
Untuk itu Teuku Riefky meminta para pemilik suara berhati-hati.
“Voters Kongres PSSI harus berpikir jernih. Terlepas dari siapapun yang dicalonkan, itu harus benar-benar sesuai aspirasi dari para pemilik suara. Bukan drop-dropan atau ada intervensi dari pihak manapun,” tutur Teuku Riefky Harsya.
Editor: Indra
Sumber: Topskor



















Komentar