
ACEHFOOTBALL.com — Kursi kepelatihan Sinisa Mihajlovic sebagai pelatih AC Milan terus berguncang.
Berita yang berkembang di Italia menyebutkan, nakhoda asal Serbia itu berpotensi ”ditendang” kalau gagal membawa I Rossoneri meraih kemenangan dalam dua laga mendatang.
Yang terkini, Milan gagal meraih poin penuh saat menjamu tim urutan terbawah, Hellas Verona, pada giornata16 Seri A di San Siro, Minggu (13/12/2015).
Juragan pemilik klub Silvio Berlusconi dikabarkan murka saat menonton pertandingan langsung di tribune stadion.
Media Olahraga Italia Tuttosport melaporkan, Berlusconi menargetkan Miha, sapaan Mihajlovic, bisa meraih 12 poin dalam empat laga terakhir 2015.
Namun, kini I Rossoneri hanya bisa meraih maksimal delapan angka. Kabarnya, laga mendatang yang akan dilakoni Milan kontra Sampdoria di Coppa Italia, Kamis (17/12), dan melawan Frosinone di Seri A, Minggu (20/12), akan menjadi penentuan nasib Miha. Setelah dua laga itu sepak bola Italia akan libur merayakan Natal dan Tahun Baru. Periode itu berpotensi hadirnya pelatih baru.
Sejumlah nama pun bermunculan sebagai kandidat pengganti Miha, yakni Cristian Brocchi, Mauro Tassotti, Cesare Prandelli, Luciano Spalletti, dan Francesco Guidolin. Sementara itu, Miha pun makin tertekan. Sampai-sampai dia menyalahkan wasit sebagai biang keladi kegagalan asuhannya meraih nilai maksimal.
Dia memprotes keras kartu merah yang diterima Nigel de Jong pada menit ke-56, yang berujung hadiah penalti untuk tim tamu.
Alhasil, striker Verona Luca Toni mampu menyamakan kedudukan dari titik putih setelah sebelumnya Milan sempat unggul melalui Carlos Bacca (52).
”Saya mengerti para fans.Mereka punya hak untuk protes. Dan, saya minta maaf kepada para fans dan juga klub ini. Anda tak pernah melihat saya bicara soal wasit, tapi pada dua laga terakhir, kami secara serius dirusak (oleh wasit),” ucap Miha.
Sumber: hattrick


















Komentar