Kemampuan sepak bola pemain muda Aceh dari berbagai daerah cukup membanggakan pihak Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Aceh. Disebutkan, anak-anak muda Aceh cukup potensil.
“Ini menandakan bahwa Aceh punya bibit pesepakbola yang mumpuni,” ujar Ketua Umum Asprov PSSI Aceh, Adly Tjalok, seperti dilansir Waspada. Adly mengomentari itu terkait dengan terpilihnya 30 pemain Pra PON Aceh.
Kata Adly, dari puluhan pemain yang mengikuti seleksi, memang ada sejumlah pemain yang gagal akibat tak sesuai kriteria. “Setelah diajukan tim pelatih, kita hanya menetapkan 30 pemain saja,” ujarnya.
Menurut dia, tim pelatih dan talent scouting yang memantau pemain cukup kesulitan menentukan pilihannya. Tapi, tentunya tim pelatih harus memilih pemain terbaik dari yang bagus dan talenta terbaik dari yang baik.
Disebutkan, 30 orang yang terpilih akan mengikuti training center tahap pertama, kemudian ada pemain baru yang masuk, sehingga ada yang terdegradasi dan promosi. “Sebab, kuota yang diberikan KONI Aceh hanya 18 pemain,” sebut dia.
Dikatakan, pihaknya tidak mencampuri kewenangan tim pelatih dalam menentukan pemain yang dipersiapkan. “Pelatih punya wewenang penuh untuk menentukan pemain. Mereka paling tahu mana pemain yang dibutuhkan untuk tim ini,” ujar Adly.
Karena itu, pihaknya percaya sistem promosi degredasi akan menciptakan tim yang bagus untuk berjuang merebut tiket lolos PON XIX/2016 di Jawa Barat. “Kita berharap terbentuk tim yang bagus sehingga harapan untuk dapat tampil di PON 2016 terwujud,” sebut mantan politisi Partai Aceh itu.
Editor: Indra
Sumber: Wsp








Komentar