ACEHFOOTBALL.net — PSIS Semarang dan Persikad Depok sama-sama membidik kemenangan saat bentrok pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Jatidiri, Semarang, Ahad (1/11/2026) pukul 15.30 WIB.
Duel ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mengakhiri tren negatif sekaligus memperbaiki posisi di klasemen Grup A.
Persikad saat ini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 12 poin. Sementara PSIS berada di posisi kelima dengan 10 poin. Selisih dua angka membuat pertandingan ini penting bagi kedua kubu dalam persaingan papan atas.
Tuan rumah datang dengan modal kurang meyakinkan. Dalam tiga pertandingan terakhir, PSIS belum meraih kemenangan. Laskar Mahesa Jenar kalah 1-3 dari Persiraja Banda Aceh di kandang, kemudian takluk 1-2 dari PSMS Medan dalam laga tandang.
Satu poin lainnya diperoleh setelah bermain imbang tanpa gol melawan PSGC Ciamis.
Pelatih PSIS, Widodo Cahyono Putro, mengatakan persiapan tim berjalan maksimal. Selain kesiapan taktik, aspek mental pemain juga menjadi perhatian tim pelatih.
“PSIS sudah mempersiapkan diri secara maksimal untuk laga lawan Persikad. Kami berharap untuk persiapan pertandingan besok, pemain sudah tahu apa yang harus dikerjakan. Tentu saja kami ingin tiga poin di laga home,” kata pelatih yang akrab disapa WCP itu.
Widodo meminta para pemain menjaga semangat dan konsentrasi. Ia menyadari hasil tiga pertandingan terakhir belum sesuai harapan, tetapi perjalanan kompetisi masih panjang.
“Tentu saja bukan hanya di mata suporter, di mata tim pelatih, hasil di tiga laga terakhir memang kurang maksimal. Tapi kami masih banyak match, masih banyak pertandingan,” tegasnya.
Pemain PSIS, Ricki Ariansyah, juga menyatakan kesiapan menghadapi Persikad. Mantan pemain Semen Padang FC itu berharap timnya segera bangkit dan melupakan hasil buruk sebelumnya.
“Kami harus bangkit untuk bisa meraih kemenangan,” ucap Ricki.
Di kubu lawan, Persikad juga datang dengan misi mengakhiri tren negatif. Tim berjuluk Serigala Margonda itu menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing 1-2 dari Sumsel United dan 2-3 saat menjamu PSPS Pekanbaru.
Pelatih Persikad, Achmad Zulkifli, menegaskan seluruh pemain telah bersepakat untuk bangkit. Ia menyebut persiapan tim berjalan baik dan berharap strategi yang disiapkan dapat diterapkan dengan maksimal.
“Pertama-tama, alhamdulillah kami sudah tiba di Semarang kemarin sore dan disambut hujan. Mudah-mudahan itu menjadi pertanda baik buat kami. Secara keseluruhan tim sangat siap untuk pertandingan besok. Kami semua sudah sepakat untuk memutus hasil kurang maksimal di dua pertandingan terakhir,” ujar Achmad dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
Mantan pelatih Persiraja Banda Aceh itu berharap anak asuhnya mampu menjalankan instruksi dengan baik dan menyuguhkan pertandingan menarik.
Optimisme serupa disampaikan bek Persikad, Ibnu Yazid. Pemain bernomor punggung 30 itu memastikan seluruh penggawa Serigala Margonda siap berjuang untuk membawa pulang poin dari Semarang.
“Tentunya seluruh pemain sudah sangat siap untuk menghadapi laga besok. Kami bersama pelatih sudah bersepakat untuk memutus tren kekalahan sebelumnya dan fokus penuh pada pertandingan esok,” tegasnya.
Meski membidik kemenangan, Ibnu mengingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai kekuatan lini tengah PSIS, terutama Syahrian Abimanyu dan Fitra Ridwan yang dinilainya memiliki kemampuan mengatur tempo permainan.
“Saya melihat PSIS adalah tim yang bagus. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas di lini tengah seperti Syahrian Abimanyu dan Fitra Ridwan yang bisa mengatur tempo serta ritme permainan. Namun, seluruh pemain Persikad sudah bulat bertekad untuk bisa meraih kemenangan,” pungkasnya.
Dengan selisih hanya dua poin, duel di Jatidiri bukan sekadar perebutan tiga angka. Hasil pertandingan juga berpotensi mengubah persaingan di papan atas Grup A, sekaligus menjadi momentum bagi PSIS maupun Persikad untuk kembali ke jalur kemenangan. [i]






















