Liga 2

PSMS Vs PSGC: Tamu Tak Tak Gentar Tekanan Suporter

ACEHFOOTBALL.net — PSMS Medan menghadapi dua tantangan sekaligus saat bertandang ke markas PSGC Ciamis pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Galuh, Sabtu (31/10/2026).

Selain harus bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah, Ayam Kinantan juga kehilangan penyerang andalannya, Javier Siverio, akibat hukuman kartu merah.

Meski demikian, PSMS tidak ingin kehilangan momentum. Kemenangan 2-1 atas PSIS Semarang pada pertandingan sebelumnya menjadi modal penting bagi tim besutan Eko Purdjianto untuk kembali memburu poin di kandang PSGC.

Bek PSMS, Aziz Hutagalung, mengakui PSGC memiliki dukungan suporter yang besar saat bermain di Stadion Galuh. Namun, ia justru melihat atmosfer tersebut sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan kepercayaan diri.

“Kami sudah sering menonton setiap PSGC bertanding di home. Pastinya suporter PSGC sangat banyak, tetapi di situ kami yakin kami akan lebih percaya diri lagi dan bisa dapat poin di PSGC,” ujar Aziz dalam konferensi pers, Jumat (30/10).

Aziz memastikan para pemain telah mengantisipasi kondisi pertandingan di Ciamis. Selain beradaptasi dengan cuaca, skuad PSMS juga sudah melihat langsung kondisi stadion.

“Kalau kami sebagai pemain siap dan sudah antisipasi dari cuaca, kita juga sudah lihat stadion di Ciamis. Insya Allah, kami semua, pelatih, ofisial, pemain, siap untuk pertandingan nanti,” katanya.

Di tengah kesiapan tersebut, absennya Javier Siverio menjadi pekerjaan rumah bagi Eko Purdjianto. Penyerang asal Spanyol itu harus menepi setelah menerima kartu merah saat PSMS menghadapi PSIS Semarang.

Kehilangan Siverio tentu menjadi tantangan bagi lini depan Ayam Kinantan. Apalagi, PSMS telah mencetak 17 gol hingga pekan ketujuh dan membutuhkan ketajaman lini serang untuk menjaga persaingan di papan atas Grup A.

Namun, Eko memastikan sudah menyiapkan pemain pengganti. Ia tidak ingin absennya Siverio mengganggu rencana permainan tim saat menghadapi PSGC.

“Kami tahu Siverio tidak bisa main karena kartu merah, tetapi kami sudah siapkan penggantinya untuk pertandingan besok,” ujar Eko.

Selain memikirkan komposisi lini depan, pelatih PSMS itu juga mewaspadai kekuatan PSGC, terutama penyerang Ezequiel Ndouasel. Menurutnya, seluruh pemain tuan rumah tetap harus mendapat perhatian, termasuk striker yang akrab disapa Eze tersebut.

“Untuk pemain yang harus diwaspadai, semua pemain kita waspada, termasuk Eze. Striker bagus, sudah kita antisipasi di latihan untuk Eze,” ucapnya.

Eko menambahkan, persiapan tim berjalan sesuai rencana. PSMS membawa 23 pemain ke Ciamis sejak Kamis (29/10). Mereka juga telah menjalani latihan dan beradaptasi dengan kondisi lapangan, termasuk cuaca hujan.

“Yang pasti tim siap. Kemarin, datang ke Ciamis, membawa 23 pemain. Kita juga sudah adaptasi, latihan, dan kebetulan hujan. Kita sudah adaptasi untuk lapangan. Kita siap, pemain siap 100 persen untuk menghadapi Ciamis,” tutupnya.

Kemenangan atas PSIS membuat PSMS bertahan di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi 14 poin, terpaut empat angka dari pemuncak klasemen PSPS Pekanbaru.

Karena itu, laga di Ciamis menjadi kesempatan penting bagi Ayam Kinantan untuk menjaga posisi di papan atas sekaligus terus menekan persaingan menuju puncak klasemen. [i]

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *