ACEHFOOTBALL.net — Keluarga besar Lambhuk Football Academy berduka atas berpulangnya Yan Edward, Jumat (16/10/2026).
Yan adalah sosok pelatih yang tidak hanya membagikan ilmu sepak bola, tetapi juga menjadi figur orang tua bagi para pemain dan keluarga besar akademi tersebut.
Kepergian Yan Edward meninggalkan duka mendalam bagi lingkungan Lambhuk Football Academy. Dedikasi, bimbingan, nasihat, dan kasih sayang yang diberikan selama mendampingi para pemain akan menjadi kenangan yang terus melekat.
Bagi Lambhuk Football Academy, Yan Edward bukan sekadar pelatih di pinggir lapangan. Ia juga sosok yang turut membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, serta mengajarkan arti perjuangan dan kebersamaan dalam sepak bola.
Presiden Lambhuk Football Academy, Darmansyah Putra, menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum. Ia menilai, kehilangan tersebut bukan hanya dirasakan sebagai kehilangan seorang pelatih, melainkan juga sosok orang tua yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan keluarga besar akademi.
“Beliau bukan hanya pelatih bagi kami, tetapi juga orang tua yang membimbing dengan ilmu, nasihat, dan kasih sayang. Banyak nilai kehidupan yang beliau ajarkan melalui sepak bola. Jasa dan kebaikan beliau akan selalu kami kenang,” demikian pesan duka keluarga besar Lambhuk Football Academy.
Menurut Darmansyah, pengabdian seorang pelatih tidak hanya diukur dari hasil pertandingan atau prestasi yang diraih para pemain.
Lebih dari itu, warisan terpenting seorang pelatih adalah nilai-nilai yang ditanamkan, karakter yang dibentuk, serta semangat yang terus hidup dalam diri anak-anak didiknya.
Kepergian Yan Edward menjadi kehilangan bagi keluarga besar Lambhuk Football Academy. Namun, ilmu, nasihat, dan nilai-nilai yang telah diwariskannya diharapkan terus menjadi bekal bagi para pemain dalam perjalanan mereka, baik di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Keluarga besar Lambhuk Football Academy turut mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan dan menerangi kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, Jannatul Firdaus.
Selamat jalan, Coach Yan Edward. Pengabdianmu mungkin telah berakhir di lapangan, tetapi kenangan dan nilai-nilai yang engkau tanamkan akan terus hidup dalam keluarga besar Lambhuk Football Academy.























