Bintang

Deri Corfe Baru Beri Assist, Potensi Bikin Gol Saat Lawan Mantan

ACEHFOOTBALL.net — Deri Corfe belum mencatatkan namanya di papan skor bersama PSIS Semarang hingga pekan keempat Pegadaian Championship 2026/27.

Namun, kontribusinya tetap terasa. Kini, memasuki pekan kelima, Corfe mendapat kesempatan menghadapi mantan klubnya, Persiraja Banda Aceh.

PSIS melanjutkan tren positif setelah mengalahkan Adhyaksa FC Bekasi 1-0 di Stadion Jatidiri, Semarang. Gol tunggal Laskar Mahesa Jenar dicetak Miftahul Hamdi pada menit ke-44.

Dalam pertandingan tersebut, Corfe kembali menunjukkan perannya di lini depan. Meski belum mencetak gol, pemain yang pernah memperkuat Persiraja itu aktif membuka ruang dan membantu terciptanya peluang bagi rekan-rekannya.

Performa tersebut membuat Corfe dinobatkan sebagai Player of the Match. Penghargaan itu menjadi pengakuan atas kontribusinya, meski torehan gol masih belum datang.

Hingga pekan keempat, Corfe baru memberikan assist bagi PSIS. Karena itu, duel melawan Persiraja pada pekan kelima menjadi pertandingan yang menarik bagi pemain tersebut.

Corfe akan berhadapan dengan klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Dalam sepak bola, pertemuan dengan mantan klub sering menghadirkan cerita tersendiri.

Bahkan, tidak jarang seorang pemain justru mencetak gol ketika kembali menghadapi tim yang pernah dibelanya.

Corfe sendiri sebelumnya mengaku ingin mencetak gol untuk PSIS. Namun, ia tidak menjadikan gol sebagai ukuran utama kontribusinya.

“Saya tentu ingin mencetak gol. Tapi kalau tidak bisa mencetak gol, saya bisa membantu tim meraih kemenangan, lewat assist ataupun hal lain. Jadi itu tidak masalah bagi saya selama kami menang,” ujarnya di ileague.id.

Pemain tersebut juga menilai kemenangan atas Adhyaksa FC tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, pertandingan itu memiliki tingkat kesulitan yang sama dengan tiga laga sebelumnya karena persaingan Championship sangat ketat.

“Jadi kami harus mempertahankan penampilan terbaik seperti ini dan mendapatkan tiga poin,” ungkapnya.

Bagi PSIS, tambahan tiga poin tersebut penting untuk menjaga momentum sekaligus memperkuat ambisi kembali ke kasta tertinggi.

Karena itu, pertandingan melawan Persiraja bukan sekadar pertemuan Corfe dengan mantan klubnya, tetapi juga kesempatan bagi PSIS untuk melanjutkan tren positif.

Dan bagi Corfe, laga ini bisa menjadi panggung berikutnya. Setelah empat pekan membantu PSIS tanpa mencetak gol, pertemuan dengan Persiraja membuka kemungkinan lahirnya cerita baru: gol pertama untuk PSIS, sekaligus gol ke gawang mantan klub. []

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *