ACEHFOOTBALL.net — Dominasi penguasaan bola belum berbuah gol bagi Persiraja Banda Aceh. Menjamu Sumsel United pada pekan keempat kompetisi kasta kedua Indonesia di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Jumat (2/10/2026) malam, Laskar Rencong tertinggal 0-1 hingga turun minum.
Persiraja sebenarnya lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Berdasarkan statistik half-time yang disiarkan melalui platform Vidio, tim asuhan Muhammad Ridwan mencatat penguasaan bola 61 persen, sedangkan Sumsel United hanya 39 persen.
Namun, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan produktivitas serangan. Persiraja kesulitan membongkar pertahanan tim tamu dan tidak mampu menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 45 menit pertama.
Dari dua percobaan tendangan yang dilepaskan, semuanya gagal mengarah ke gawang Sumsel United.
Sebaliknya, Sumsel United tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Laskar Ampera mencatat tiga tembakan dan seluruhnya mengarah tepat ke gawang Persiraja.
Salah satu peluang tersebut berhasil dikonversi menjadi gol yang membawa Sumsel United unggul 1-0.
Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sejak menit awal. Total 13 pelanggaran tercatat pada babak pertama, dengan tujuh dilakukan pemain Persiraja dan enam oleh Sumsel United.
Wasit juga mengeluarkan masing-masing satu kartu kuning untuk kedua tim. Persiraja bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemainnya menerima kartu merah akibat pelanggaran fatal.
Situasi tersebut membuat tugas Laskar Rencong semakin berat pada babak kedua. Selain harus mengejar ketertinggalan satu gol, Persiraja juga harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit untuk membalikkan keadaan sekaligus mengamankan poin di kandang sendiri. []























