ACEHFOOTBALL.net — Timnas Australia tidak ingin berhenti hanya dengan mencetak sejarah lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Setelah memastikan tiket ke babak 32 besar, Socceroos kini mengincar pencapaian yang belum pernah mereka raih sebelumnya, yakni memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia.
Australia memastikan finis sebagai runner-up Grup D setelah bermain imbang tanpa gol melawan Paraguay di San Francisco Bay Area Stadium, Jumat (26/6/2026) WIB.
Hasil tersebut sudah cukup membawa pasukan Tony Popovic melaju ke babak 32 besar. Keberhasilan ini menjadi catatan bersejarah bagi Australia.
Untuk pertama kalinya, Socceroos berhasil lolos ke fase gugur dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun, setelah sebelumnya juga mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Pelatih Australia, Tony Popovic, mengaku bangga melihat perkembangan skuad mudanya sepanjang turnamen.
“Anak-anak muda ini terus belajar di setiap pertandingan. Saya melihat mereka berkembang menjadi pemain dan pribadi yang lebih matang. Mereka mampu menghadapi tantangan terbesar dengan sangat baik,” ujar Popovic.
Menghadapi Paraguay yang tampil disiplin, Australia memang gagal mencetak gol. Namun mereka mampu mendominasi permainan dalam waktu yang cukup lama dan hampir tidak memberikan peluang berbahaya kepada lawan.
Gelandang senior Jackson Irvine menyebut keberhasilan finis di posisi kedua grup merupakan pencapaian besar bagi timnya.
“Lolos dua kali berturut-turut ke babak gugur dan finis sebagai runner-up grup adalah pencapaian luar biasa. Semua pemain bekerja keras untuk sampai di titik ini dan kami sangat bangga,” kata Irvine kepada FIFA.
Meski demikian, Australia belum puas.
“Ini baru langkah pertama. Sekarang kami ingin menjadi tim Australia pertama yang mampu memenangkan pertandingan fase gugur di Piala Dunia,” tegasnya.
Senada dengan Irvine, gelandang Ajdin Hrustic mengatakan seluruh pemain akan menikmati keberhasilan tersebut sebelum kembali fokus menghadapi tantangan berikutnya.
“Kami bekerja sangat keras untuk momen ini. Kami ingin menikmati keberhasilan ini bersama seluruh masyarakat Australia, lalu kembali fokus untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Lucas Herrington Pecahkan Rekor
Laga kontra Paraguay juga menjadi momen bersejarah bagi bek muda Lucas Herrington. Pemain berusia 18 tahun itu resmi menjadi pemain termuda yang pernah menjadi starter Australia di ajang Piala Dunia putra.
Bek yang memperkuat klub MLS, Colorado Rapids, tampil tenang sepanjang pertandingan dan nyaris tidak melakukan kesalahan, baik saat bertahan maupun membangun serangan dari lini belakang.
Herrington mengaku bangga bisa mencatatkan debut di panggung sepak bola terbesar dunia.
“Sulit menggambarkan perasaan ini. Bermain untuk Socceroos di Piala Dunia adalah impian saya sejak kecil. Bisa mewujudkannya hari ini sangat berarti dan saya sudah tidak sabar menghadapi babak gugur,” katanya.
Hingga kini Australia masih menunggu lawan di babak 32 besar. Siapa pun yang akan dihadapi, Socceroos datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan pertahanan yang solid sepanjang fase grup.
Dengan semangat generasi muda yang terus berkembang dan target menciptakan sejarah baru, Australia optimistis mampu melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Sumber: Fifa





















Komentar