Lebaran Idul Fitri akan dirayakan besok, Kamis (17/7/2015). Sayangnya, ada sekelompok pemain Persiraja yang tidak menerima jerih meraka selama ini.
Lantas, mereka mempertanyakan pembayaran gaji yang telah tertunggak sejak musim 2014 hingga 2015. Kondisi ini makin tak jelas setelah Ketua Umum Persiraja, Asri Soelaiman mengundurkan diri dari jabatannya.
Apalagi, sejak Kemenpora RI membekukan PSSI Pusat dan diikuti sanksi FIFA akibat campur tangan pemerintah, lalu matinya kompetisi, praktis tuntutan para pemain semakin sulit terpenuhi.
Asri sendiri sudah mengajukan surat kepada Penasehat Tim, Illiza Sa’aduddin Djamal yang juga Wali Kota Banda Aceh pada 29 Mei 2015.
Kapten Tim Persiraja, Kuniawan seperti dilansir Serambi Indonesia, mengatakan, pemain terus bertanya terkait masalah gaji yang masih tertunggak selama. Apalagi, sekarang menjelang Hari Raya Idul Fitri yang membuat pemain tanpa mengikuti kompetisi makin kesulitan.
Meski bingung harus mengadu kemana, pihaknya berharap uluran tangan untuk membantu pemain yang sudah membela Persiraja. Gaji pemain Persiraja yang tertunggak lima bulan pada musim 2014, dan tiga bulan musim 2015.
“Pemain Persiraja mempertanyakan mengenai gajinya, apalagi ini sudah mau dekat Lebaran. Karena dari situ satu-satunya harapan pemain. Saya mengharapkan kepedulian dari ibu Wali mudah-mudahan segera mencari jalan keluarnya,” ujarnya.
Penyerang Persiraja, Septi Heriansyah berharap ada kepedulian dari pihak yang berkenan mambantu nasib pemain. Bahkan pihaknya juga berharap agar Penasehat Tim Persiraja turut membantu menalangi dana untuk pemain Persiraja menjelang Lebaran.
Mereka berharap agar segera ada solusi untuk membantu membayar sisa gaji pemain Persiraja. “Saya sangat membutuh gaji itu, apalagi ini menjelang Lebaran,” harap pemain Persiraja lain, Angga Parnanda.
Gelandang bertahan Persiraja, Safrizani mengatakan, besar harapaan agar ada kepedulian dari pihak-pihak yang berwenang di Banda Aceh, terutama Wali Kota untuk turun tangan.
Karena punya wewenang dan kebijakannya sangat berpengaruh termasuk terhadap Persiraja. Pihaknya berharap agar haknya dapat segera dilunasi.
Di sini para pemain bukan mengemis tapi meminta hak dari kewajiban yang sudah dilakukan selama ini sesuai prosedur kontrak yang telah ditanda tangani. “Apalagi ini menjelang Lebaran. Kami sangat membutuhkan itu semua, kami rindu akan hasil keringat kami yang tertahan selama ini,” ujarnya.
Editor: Indra




















Komentar