ACEHFOOTBALL.net — Kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 kembali memanas. Pekan ke-12 menghadirkan dinamika besar di Grup Barat, mulai dari persaingan papan atas hingga pertarungan menghindari degradasi.
Berdasarkan data terbaru, Garudayaksa FC masih menjadi penguasa tunggal Grup Barat, sementara Sriwijaya FC makin tenggelam di dasar klasemen.
Garudayaksa FC Kokoh di Puncak
Garudayaksa FC menunjukkan konsistensi luar biasa. Dari 12 laga, mereka mencatat:
8 kemenangan
3 hasil imbang
1 kekalahan
Total gol: 27
Kebobolan: 7
Selisih gol: +20
Poin: 27
Tren positif (W–D–W–L–W) membuat mereka tetap sulit digoyang dari posisi puncak dan makin dekat mengunci tiket babak 8 besar.
Adhyaksa FC Banten Bertahan di Posisi Kedua
Di bawahnya ada Adhyaksa FC Banten dengan 23 poin. Meski hanya menang sekali dalam lima laga terakhir (W–D–D–D–W), stabilitas permainan membuat mereka masih aman sebagai pesaing utama Garudayaksa.
Sumsel United Menempel Ketat
Performa Sumsel United naik-turun, namun mereka tetap berada di posisi ketiga dengan:
20 poin
Catatan laga: 6 menang, 2 seri, 4 kalah
Selisih gol: +2
Tren mereka (W–L–W–D–L) menunjukkan perlunya konsistensi jika ingin menembus dua besar.
Bekasi City & Persiraja Terus Panas di Papan Tengah
FC Bekasi City di posisi empat dengan 19 poin, dibuntuti Persiraja Banda Aceh di posisi lima dengan 18 poin. Persiraja menjadi salah satu tim paling panas saat ini setelah meraih kemenangan besar 5–0 atas Sriwijaya FC, dan tren mereka (W–W–D–L–W) menjadi salah satu yang terbaik di grup.
Persikad & PSMS Medan Mulai Stabil
Persikad (posisi 6, 15 poin) dan PSMS Medan (posisi 7, 14 poin) masih menjaga peluang untuk merangkak naik. Persikad dalam bentuk W–L–W–W, menunjukkan peningkatan performa.
PSPS Pekanbaru Mengancam Persiraja
PSPS Pekanbaru (14 poin) berada di posisi 8 dan masih dalam persaingan ketat zona tengah. Namun tren mereka (L–D–D–W–L) mengindikasikan inkonsistensi serius.
Persikat Tegal dan Sriwijaya FC Tenggelam
Dua posisi terbawah dihuni:
9. Persikat Tegal – 10 poin
Selisih gol: –10
Empat kekalahan beruntun menunjukkan krisis serius.
10. Sriwijaya FC – 2 poin
Tanpa kemenangan
10 kekalahan dari 12 laga
Kebobolan terbanyak: 33 gol
Selisih gol terburuk: –23
Laskar Wong Kito menjadi tim dengan kondisi paling memprihatinkan sejauh musim ini, dan kini terancam degradasi jika tidak bangkit di sisa laga.
Garudayaksa FC semakin dekat dengan tiket babak 8 besar. Adhyaksa FC Banten, Sumsel United, Bekasi City, dan Persiraja masih sangat kompetitif.
Di sisi lain, Sriwijaya FC berada dalam kondisi darurat dan harus segera bangkit jika ingin selamat dari jurang degradasi.





















Komentar