ACEHFOOTBALL.net — Babak baru Pegadaian Championship 2025/26 kembali bergulir. Putaran kedua akan resmi dimulai Selasa (11/11/2025) hingga Kamis (13/11), menandai fase penting bagi 20 kontestan dari dua grup dalam perburuan tiket menuju babak 12 besar.
Sebanyak 12 pertandingan akan membuka partai ke-10 ini, mempertemukan kembali lawan-lawan lama yang sebelumnya saling menguji kekuatan di paruh pertama musim.
Hari Pertama (11 November 2025): Uji Ulang Ketajaman
Laga pembuka akan menampilkan Persiku Kudus menjamu PSIS Semarang pukul 15.30 WIB. Duel ini jadi ujian bagi Kudus yang menutup putaran pertama dengan hasil inkonsisten, sementara PSIS masih berburu kemenangan perdana musim ini.
Malam harinya, Deltras FC akan menantang Persela Lamongan di Stadion Gelora Delta, laga klasik Jawa Timur yang dipastikan sarat gengsi.
Di waktu bersamaan, laga besar terjadi ketika Garudayaksa FC menjamu Sriwijaya FC di Pakansari, Bogor.
Meski Garudayaksa masih memuncaki klasemen Grup 1, kekalahan dari Sumsel United pekan lalu bisa mengubah momentum mereka jika tak segera bangkit.
Hari Kedua (12 November 2025): Pertarungan Penentu Arah
Hari Rabu menghadirkan empat laga seru. Kendal Tornado FC akan menjajal kekuatan Barito Putera, sedangkan Adhyaksa FC Banten bersiap menghadapi Persiraja Banda Aceh yang sedang terluka setelah dua kartu merah dan kekalahan dari PSPS.
Partai lainnya mempertemukan Persipura Jayapura vs Persipal Palu (17.00 WIB) — laga yang jadi momentum bagi Ramai Rumkiek dkk untuk melanjutkan tren kemenangan — dan duel Barito Putera vs PSS Sleman (19.00 WIB) yang bisa menentukan siapa penguasa Grup Timur.
Hari Ketiga (13 November 2025): Tekanan di Zona Bawah
Laga-laga Kamis tak kalah menarik. Persekat Tegal akan menjamu PSMS Medan, sama-sama mencari konsistensi usai hasil fluktuatif.
Di sisi lain, Sumsel United yang sedang menanjak akan menantang Persikad Depok, duel dua tim kejutan yang sama-sama menang di pekan sebelumnya.
Penutupnya, PSPS Pekanbaru akan menghadapi FC Bekasi City pukul 19.00 WIB — laga antara dua tim papan tengah yang berambisi menembus empat besar.
Putaran kedua ini menjadi fase pembuktian. Bagi tim papan atas seperti Garudayaksa dan PSS, ini saatnya mempertahankan stabilitas.
Namun bagi tim-tim seperti Persiraja, Sriwijaya, dan PSIS Semarang, putaran ini adalah kesempatan terakhir untuk memperbaiki arah.
Dengan situasi klasemen yang mulai ketat, setiap poin kini lebih berarti — bukan sekadar hasil, tapi juga harga diri.




















Komentar