ACEHFOOTBALL.net – Pekan kedua Championship musim ini sudah tuntas. Hasil partai kedua ditutup dengan kekalahan Persiraja Banda Aceh dari tuan rumah Sumsel United. Posisi pun di dasar klasemen.
Ada catatan menarik di klasemen sementara ini. Dua klub legendaris Liga Indonesia, Persiraja Banda Aceh dan PSIS Semarang, mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dengan nasib serupa.
Sama-sama menelan dua kekalahan beruntun, keduanya kini terpuruk di dasar klasemen grup masing-masing tanpa satu pun poin.
Di Grup Barat, Persiraja kembali gagal meraih angka setelah kalah tipis 2-3 dari Sumsel United di Palembang, Senin (21/9/2025). Sebelumnya, Laskar Rencong juga dipermalukan Adhyaksa FC dengan skor 2-3 di Banda Aceh.
Hasil itu menempatkan tim asuhan Akhyar Ilyas di posisi juru kunci dengan catatan dua kali kalah dan selisih gol -2.
Kondisi serupa dialami PSIS Semarang di Grup Timur. Tim Mahesa Jenar harus menelan kekalahan kedua usai dibungkam PSS Sleman dan sebelumnya takluk dari Persiku Kudus.
Lebih buruk lagi, PSIS tercatat menjadi tim dengan pertahanan terlemah sejauh ini setelah kebobolan enam gol dan belum mencetak satu pun gol balasan. Selisih gol -6 membuat mereka tenggelam di posisi buncit klasemen Grup B.
Situasi ini menjadi alarm keras bagi kedua tim. Persiraja yang identik dengan semangat Rencong perlu segera menemukan kestabilan lini belakang agar tidak terus kecolongan di menit-menit krusial.
Sementara PSIS harus membenahi efektivitas serangan dan koordinasi pertahanan agar tidak terus menjadi lumbung gol lawan.
Di sisi lain, hasil buruk di dua laga awal bukan berarti akhir dari segalanya. Kompetisi masih panjang, namun tren negatif ini bisa menjadi beban mental jika tak segera diputus.
Persiraja dan PSIS sama-sama dituntut bangkit lebih cepat bila ingin keluar dari jurang klasemen dan kembali bersaing di papan tengah.
Klasemen Sementara:























Komentar