Pemain kebangsaan Jeman Lukas Podolski mengatakan, rela meninggalkan Arsenal untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Sebab itulah yang akan membuka jalan bermain di Piala Eropa 2016.
Alasan itulah yang membuat dia bergabung dengan Galatasaray musim panas ini. Setelah tiga tahun berseragam Arsenal, Lukas Podolski memilih hengkang dan bergabung dengan Galatasaray.
Pemain berusia 30 tahun yang sudah mengantong 125 caps bersama Der Panzer itu diangkut ke Turki dengan biaya senilai 1,8 juta pound (36 miliar rupiah).
Alasan dasar Podolski hengkang yakni demi memastikan tiketnya di tim nasional Jerman yang akan bertarung di Piala Eropa 2016.
Dia melakukan ini karena pelatih Joachim Low telah memperingati Podolski agar bermain secara reguler jika ingin dipanggil timnas Jerman.
“Setelah berbicara secara terbuka dengan Arsene Wenger, saya sampai pada kesimpulan bahwa akan lebih baik jika saya hengkang,” kata Podolski seperti dilansir ESPN.
Mengenai nasihat Loew yang meminta Podolski hengkang, menurutnya itu merupakan saran masuk akal. Sebab, Podolski menilai bahwa sebuah tim nasional harus diisi oleh pemain yang rutin bermain bersama klubnya.
“Saya akan meminta hal sama jika saya berada di posisi Loew. Setiap pemain yang ingin bermain di Piala Eropa 2016 perlu turun secara reguler. Kami tidak akan mungkin menjadi juara dunia jika memulai turnamen dengan 20 pemain yang tidak bisa rutin memperkuat klub mereka,” jelas pemain yang dijuluki Prinz Poldi —Pangeran Poldi.
Editor: Indra
Sumber: ESPN






Komentar