Suporter Indonesia yang tergabung dalam Forum Diskusi Suporter Indonesia (FDSSI) akan menggelar dialog interaktif antara suporter dengan PSSI.
Diskusi bertajuk ”Suporter Bertanya? PSSI Menjawab” yang akan diselenggarakan oleh FDSSI dan You Need Me (YNM) rencananya akan diadakan pada Minggu 5 Juli 2015 bertempat di aula pintu merah Stadion Gelora Bung Karno.
Ketua panitia, Wawan Wahab kepada ACEHFOOTBALL.com, Rabu (24/6/2015) di Jakarta mengatakan, acara diskusi itu dibarengi dengan acara buka bersama.
Kata dia, diskusi itu adalah inisiatif para suporter Indonesia yang tergabung dalam forum diskusi dimaksud. “Karena, selama ini peran suporter selalu terpinggirkan dan hanya dianggap sebagai pemanis dari sebuah pertunjukan sepakbola,” ucap Wawan.
Menurut dia, padahal, tanpa adanya suporter, sepakbola dan juga olahraga lainnya hanya berfungsi sebagai olahraga biasa, bukan olahraga yang menghasilkan prestasi dan prestise tersendiri.
Wawan menambahkan. dengan adanya pertemuan ini nantinya, suporter berharap kesempatan bertanya kepada PSSI bisa lebih terbuka dan transparan untuk saling terbuka satu sama lain.
“Sehingga apa yang diharapkan suporter untuk sepakbola Indonesia lebih baik bisa terlaksana tanpa intervensi dari pihak lain,” tukas dia.
Pada diskusi itu, panitiaa akan mendatangkan pihak-pihak yang terlibat, seperti kubu Menpora, pengurus suporter, BOPI, KONI, perwakilan klub, pemain, dan wartawan.
”Kami tetap akan mengundang pihak-pihak yang selama ini berkonflik, masalah nanti datang atau tidak, itu urusan mereka, yang penting kami sudah berusaha mengundang untuk datang ke acara ini karena tujuannya untuk saling terbuka dan menghindari fitnah,” ucap Wawan.
Wawan menambahkan, dia berharap acara ini terselenggara dengan baik dan menemukan titik terang untuk bersama-sama dan bersatu untuk membangun sepakbola lebih baik lagi.
“Kami berharap sepakbola Indonesia berada di jalan yang semestinya sudah ada dan bukan untuk dihentikan sehingga mengakibatkan banyak korban,” tutup Wawan yang juga admin FDSSI ini.
Editor: Indra
Reporter: Ade Candra



















Komentar