• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Minggu, Agustus 2, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Minggu, Agustus 2, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Sepuluh Kapten Terbaik Sepanjang Sejarah

MW Kuba MW Kuba
Kamis, 29/01/2015 - 00:11 WIB
in Aceh Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Kapten sepertinya menjadi roh dalam sebuah tim, tidak terkecuali buat sepak bola. Keberadaan mereka sangat penting untuk memimpin tim saat di lapangan, sebagai kepanjangan tangan dari pelatih. Selain punya visi bermain, kepemimpinan dan wibawa mutlak dimiliki seorang kapten di dalam tim sepak bola.

Selain menjadi komandan rekan-rekan setimnya di lapangan, sosok kapten juga jadi panutan di luar lapangan. Dari sekian banyak kapten tim yang ada, Sindonews coba merangkumnya jadi 10 kapten terbaik sepanjang sejarah sepak bola:

1. Pele

Legenda Brazil ini pantas menduduki peringkat pertama sebagai kapten terbaik, mengingat prestasi yang ia capai. Bahkan ia bisa disebut sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang pernah dimiliki dunia sepak bola. Sepanjang karirnya ia mencetak lebih dari 1000 gol dan membuatnya jadi penyerang paling mematikan.

INFO BOLALAINNYA

Jalan Prancis Menuju Perempat Final Di Bawah Sinar Mbappe

Jalan Prancis Menuju Perempat Final Di Bawah Sinar Mbappe

09/07/2026 - 08:31 WIB
Belgia Akhiri Mimpi AS, Semua Tuan Rumah Tersingkir

Belgia Akhiri Mimpi AS, Semua Tuan Rumah Tersingkir

07/07/2026 - 09:28 WIB
Brace Haaland Bawa Norwegia Singkirkan Brasil

Brace Haaland Bawa Norwegia Singkirkan Brasil

06/07/2026 - 07:33 WIB
Swedia Tersingkir, Gyokeres Yakin Akan Lebih Kuat Lagi

Swedia Tersingkir, Gyokeres Yakin Akan Lebih Kuat Lagi

01/07/2026 - 09:52 WIB

Pemain yeng dijuluki O Rey atau yang berarti Sang Raja itu menjadi kapten terbaik Santos dalam beberapa tahun di era 60-an. Dibawah kepemimpinan Pele, klub asal Brazil itu pernah melalui periode paling produktif. Trofi pertama untuk Pelé bersama Santos adalah Campeonato Paulista atau juara liga dimana Pelé secara menakjubkan keluar sebagai pancetak gol terbanyak dengan 56 gol, sebuah rekor yang tetap bertahan sampai sekarang.

Sepanjang kariernya di Santos, Pele telah mempersembahkan 10 trofi Campeonato Paulista, 4 trofi Torneio Rio-Sao Paulo, 5 trofi Taca Brazil, 1 trofi Recopa Int dan trofi Torneio Roberto Gomes Pedrosa. Santos kemudian berpartisipasi dalam Copa Libertadores, turnamen paling bergengsi di Amerika Selatan, dimana Pelé berhasil membawa Santos meraih trofi tersebut 2 kali pada tahun 1962 dan 1963 dan menjadi Top Skorer turnamen pada 1965. Pele terus menuai sukses bersama Santos hingga penghujung karirnya.

2. Raul Gonzales

Cristiano Ronaldo boleh saja memakai jersey nomor 7 di Real Madrid saat ini, tapi setiap Madridista -pendukung setia Madrid- tentu tidak bisa melupakan siapa legenda dibalik nomor 7. Ia adalah Raul Gonzales yang sepanjang karirnya bersama Los Blancos -julukan Madrid-, menuai banyak sukses.

Raul mungkin pemain terbesar yang pernah memakai jersey Madrid, hanya Alfredo Di Stefano yang bisa bersaing dengannya. Setelah Fernando Hierro pensiun dari timnas Spanyol tahun 2002, Raul menjadi kapten untuk Real Madrid dan Spanyol. Ia menjadi salah satu penyerang paling berbahaya yang pernah bermain buat Madrid, selama 16 tahun di Santiago Bernabeu -kandang Madrid-.

Ia menempati urutan ke 12 untuk pencetak gol terbanyak di sejarah sepak bola La Liga, Spanyol dengan 323 gol dari 741 pertandingan. Semua gol tersebut ia cetak bersama Real Madrid, dan itu membuat ia menempati urutan ketiga sebagai pencetak gol terbanyak di Real Madrid sepanjang masa. Hingga akhirnya pada 2010, Raul meninggalkan Bernabeu.

3. Diego Armando Maradona

Kehidupan Maradona memang tidak sebaik ketika berada di lapangan, tapi legenda Argentina itu layak masuk tiga besar sebagai kapten terbaik sepanjang sejarah. Maradona menjadi sosok di balik kesuksesan Napoli pada pertengahan 1980-an dengan mencetak 115 gol dari 259 penampilan bersama klub asal Italia itu.

Maradona bergabung bersama Napoli pada 1984 hingga mencapai puncak kariernya dalam sepak bola. Pemain asal Argentina itu adakah kapten tersukses Napoli ketika menghantar timnya menjadi juara Seri A untuk pertama kalinya dalam sejarah klub pada periode 1986-1987 dan kemudian diulang pada 1989-1990

Bersama pemain bertubuh kecil itu, Napoli juga menjadi runner up Serie A pada tahun 1987-1988 dan 1988-1989. Selain itu, ia juga membantu Napoli menjuarai Piala Italia pada tahun 1987. Setahun kemudian, tepatnya musim 1988-1989, Napoli mengalahkan Vfb Stuttgart untuk menjadi juara Piala UEFA. Maradona juga menjadi pencetak gol terbanyak dalam Liga Italia Serie A dengan 15 gol.

4. Carles Puyol

Semasa menjabat ban kapten, Carles Puyol adalah pemain yang paling berdedikasi untuk klub asal Catalan tersebut. Sepertinya kebanyakan pemain Barcelona lainnya, Puyol adalah jebolan dari akademi pemain muda Catalan yakni La Masia. Hingga sepanjang karirnya ia hanya membela satu klub, yakni Barca.

Puyol sudah mempersembahkan 6 trofi Piala La Liga dan 3 kali juara Liga Champions, menjadikannya sebagai bek paliang sukses di dunia. Selain sebagai pemain bertahan, Puyol juga dikenal punya kemampuan mencetak gol dengan hebat melalui kepalanya. Sayang cedera panjang yang menimpanya, membuat Puyol memutuskan gantung sepatu.

5. Iker Casillas

Pada posisi kelima, ada seorang penjaga gawang timnas Spanyol, Iker Casillas yang layak disebut sebagai salah satu kapten terbaik dalam sejarah sepak bola. Bersama La Furia Roja -julukan Spanyol-, Casillas menikmati pencapaian mengesankan baik secara individu maupun tim.

Mengemban ban kapten sejak Piala Dunia 2006, Casillas kemudian menghantar Spanyol jadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Dariketiga turnamen Piala Dunia yang diikuti, Casillas selalu jadi langganan dalam skuat All-Star. Tidak hanya dalam level Internasional, bersama Real Madrid, Casillas juga menuai segudang prestasi.

Selepas Raul, ban kapten El Real -julukan Madrid- kerap jadi milik Casillas. Bersamanya, Madrid sukses memenangkan gelar La Liga ditahun 2007 dan 2008 serta Piala Super Spanyol. Bahkan ia pernah keluar sebagai peringkat keempat dalam perebutan gelar Ballon d’Or 2008 silam.

6. Alessandro Del Piero

Siapa yang tidak kenal Alessandro Del Piero ketika masih berseragam Juventus. Sepanjang 19 tahun karirnya dengan Si Nyonya Tua -julukan Juve-, ia sudah mengoleksi 700 penampilan dan mencetak 289 gol. Ia menjadi salah satu kapten paling berpengaruh dalam sejarah Juventus.

Bersama tim hitam putih, Del Piero sudah mempersembahkan 7 trofi scudetto Seri A, 1 Liga Champions dan gelar juara lainnya. Kecintaan publik Turin kepadanya bisa dilihat saat Juve memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya, para Juventini -sebutan fans setia Juve- melakukan protes keras kepada klub. Meski akhirnya Del Piero harus meninggalkan Turin.

madil

Paolo Maldini adalah salah satu kapten paling berpengaruh dalam sejarah AC Milan. Seperti ayahnya, Maldini adalah seorang Milanisti -sebutan fans setia Milan-. Sepanjang karirnya, Maldini hanya tahu mengenakan jersey Milan selama 25 tahun sebelum memilih gantung sepatu.

Lebih dari 900 penampilan ia cetak bersama Milan dan mempersembahkan tujuh gelar Serie A, lima trofi Liga Champions dan masih banyak lagi gelar bergengsi lainnya. Sejak memulai debut pada Januari 1985 ketika berumur 16 tahun, Maldini langsung menapaki jejaknya sebagai seorang legenda di San Siro. Maldini dikenal sebagai pemimpin dan loyalitasnya kepada klub hingga penghujung karirnya.

8. Steven Gerrard

Liverpool dan Steven Gerrard seperti sebuah kesatuan dalam beberapa dekade terakhir. Bahkan bak kapten tim berjuluk The Reds itu nyaris tidak terlepas dari lengannya. Gerrard sepertinya punya kemampuan untuk memberikan ikatan yang sangat kuat untuk klub dan juga rekan setimnya.

Pemain 34 tahun itu adalah inspirasi bagi semua pemain yang merumput di Anfield -kandang Liverpool-. Tak hanya dihormati kawan, Gerrard juga jadi sosok yang paliang disegani lawan maupun para fans setia Liverpool. Namun akhirnya musim ini, Gerrard mengatakan ingin merasakan tantangan baru dengan merumput di Amerika Serikat.

9. Francesco Totti

Ketika Anda menyebutkan pemain paling loyal, nama Francesco Totti tidak boleh dilupakan. Gelandang berusia 38 tahun, pertama kali bergabung bersama tim berjuluk I Giallorossi, pada 1993 dan hingga kini pemain asal Italia itu belum berniat pensiun. Selama 14 tahun, kepemimpinan Totti tidak bisa dilepaskan dari prestasi Roma.

Totti memulai debutnya pada usia 12 tahun dan telah bermain lebih dari 700 kali untuk skuat Ibukota Italia tersebut dan menyumbang 237 gol untuk mengisi tempat kedua sebagai pencetak gol sepanjang masa di Serie A.

10. John Terry

Dipenutup deretan kapten terbaik dalam sejarah sepak bola, ada nama John Terry. Pemain berusia 34 tahun itu telah menjadi pilar pertahanan Chelsea dalam beberapa dekade terakhir. Terry bermain untuk The Blues sejak 1998 silam, dan sejak saat itu ia menjadi bagian penting skuat asal London itu.

Selain mengawal jantung pertahanan Chelsea, Terry juga dipercaya menjadi pemimpin rekan-rekan setimnya. Performa konsisten sang kapten serta kepemimpinan Terry dalam beberapa tahun terakhir, menjadi kunci sukses Chelsea baik di Liga Primer dan Eropa.

Sumber: Sindonews

Tags: carles puyoljohn terrymaradonapeleraul gonzales
ShareTweetPin
Previous Post

Kembali ke La Viola, Gilardino Kejar 200 Gol

Next Post

Chelsea Bidik Trofi Pertama,Modal Hadapi City

BERITA BOLA LAINNYA

Tampil Heroik, Mimpi Samurai Biru Pupus Maju ke 16 Besar

Tampil Heroik, Mimpi Samurai Biru Pupus Maju ke 16 Besar

30/06/2026 - 10:32 WIB
Hossam Percaya Diri Jelang Mesir vs Australia di Babak 32 Besar

Hossam Percaya Diri Jelang Mesir vs Australia di Babak 32 Besar

28/06/2026 - 07:24 WIB
Mbappe Pecahkan Rekor Gol Prancis, Les Bleus Tekuk Senegal

Mbappe Bayangi Messi, 16 Gol dalam 16 Laga Piala Dunia

23/06/2026 - 12:53 WIB
Enam Pemain yang Meroket di FIFA Power Rankings Piala Dunia

Enam Pemain yang Meroket di FIFA Power Rankings Piala Dunia

21/06/2026 - 18:02 WIB
Cabo Verde Buktikan Tim Kecil Bisa Bersaing di Pentas Piala Dunia

Cabo Verde Buktikan Tim Kecil Bisa Bersaing di Pentas Piala Dunia

21/06/2026 - 14:03 WIB
Messi Tergeser, Undav Jadi Pemuncak Perburuan Golden Boot

Messi Tergeser, Undav Jadi Pemuncak Perburuan Golden Boot

21/06/2026 - 13:59 WIB
Belanda Ditahan Jepang, Kini Koeman Ingin Tembak Swedia

Belanda Ditahan Jepang, Kini Koeman Ingin Tembak Swedia

20/06/2026 - 10:12 WIB
Gol Kilat Saibari Antar Maroko Tumbangkan Skotlandia

Gol Kilat Saibari Antar Maroko Tumbangkan Skotlandia

20/06/2026 - 08:42 WIB
Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

10/06/2026 - 17:39 WIB
PSG Ungkap Kelemahan Arsenal di Final Liga Champions

PSG Ungkap Kelemahan Arsenal di Final Liga Champions

02/06/2026 - 15:46 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

    Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiper Asal Aceh Muhammad Fahri Resmi Perkuat Bhayangkara FC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Real Madrid Tidak Butuh Revolusi, Kata Carvajal

Zidane Latih Timnas Prancis, Gaji Tembus Rp111 Miliar per Tahun

30/07/2026
Eropa ‘Latin’ vs Amerika Latin, Siapa yang Jadi Raja Dunia?

Sepak Bola Aceh Jangan Seperti Seulawah RI 001

30/07/2026
Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

28/07/2026
Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

28/07/2026
Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

27/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia