ACEHFOOTBALL.net — Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, ST, yang dikenal sebagai penggila sepak bola, menilai keberhasilan Timnas Indonesia memutus rekor buruk menghadapi Thailand di partai final menjadi bukti mental juara skuad Garuda.
Menurut Irwansyah, kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun tanpa kemenangan atas Thailand di final sekaligus menunjukkan perjuangan dan semangat pantang menyerah para pemain Indonesia.
“Setelah penantian panjang penuh air mata dan keringat, rekor itu akhirnya patah. 35 tahun kita gak pernah menang melawan Thailand di babak final, kini Garuda kita membuktikan mental juara yang sesungguhnya di atas lapangan,” kata Irwansyah, kepada acehfootball.net, Selasa (6/10/2026).
Ia menilai tidak ada lagi istilah kutukan dalam pertemuan Indonesia dan Thailand. Menurutnya, kemenangan tersebut lahir dari perjuangan pemain hingga detik terakhir pertandingan.
“Tidak ada lagi kutukan, yang ada hanyalah perjuangan sampai detik terakhir. King Indo kini menjelma menjadi Raja Asia Tenggara,” ujarnya.
Irwansyah mengatakan, drama pertandingan tersebut memberikan pelajaran penting mengenai arti totalitas dan fighting spirit. Ketika peluang kemenangan hampir tertutup, pemain Indonesia tetap mampu mempertahankan fokus dan semangat hingga peluit panjang.
“Totalitas dan fighting spirit. Saat semua orang nyaris putus asa, saat napas sudah di ujung tanduk, Garuda menolak menyerah,” katanya.
Menurutnya, kerja sama tim yang solid, permainan militan dan fokus sepanjang pertandingan menjadi faktor penting di balik keberhasilan Indonesia.
Ia juga menyoroti gol penyama kedudukan yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan dan membawa Indonesia ke babak adu penalti. Gol tersebut dinilai menjadi titik balik ketika harapan kemenangan hampir sirna.
“Goal penyeimbang untuk akhirnya harus masuk babak adu penalti akhirnya hadir di menit-menit akhir, di menit yang bikin ramai di antara kita nyaris putus asa dan pasrah untuk terima kekalahan kembali. Lahir dari kerja apik Egy, Ridho dan Baggot,” ungkapnya.
Bagi Irwansyah, perjuangan tersebut menjadi gambaran bahwa hasil tidak akan mengkhianati perjuangan yang dilakukan secara maksimal hingga pertandingan berakhir.
Selain kemenangan Indonesia di Asia Tenggara, Irwansyah turut menyoroti perkembangan sepak bola di level Asia dan dunia. Ia menyebut keberhasilan Iran menumbangkan Jepang sebagai salah satu catatan penting dari persaingan sepak bola Asia.
Sementara di panggung dunia, ia menyinggung keberhasilan Spanyol yang disebutnya telah menegaskan diri sebagai kekuatan baru di sepak bola dunia.
Irwansyah berharap semangat yang ditunjukkan Timnas Indonesia dapat terus dipertahankan. Menurutnya, kemenangan bukan sekadar soal trofi, tetapi juga momentum untuk membangun kepercayaan diri dan semangat sepak bola Indonesia.
“Selamanya Garuda di dadaku. Mari jaga api semangat ini,” pungkasnya.























