Nasional

Diwarnai Empat Penalti, Tamiang United U-13 Kalah 4-2

ACEHFOOTBALL.net – Tren positif Tamiang United U-13 terhenti di laga kedua Piala Soeratin U-13 Regional 1 Sumatera.

Wakil Aceh itu harus mengakui keunggulan Energi Bintang Riau (EBR) United U-13 dengan skor 2-4 di Stadion Madya Sumatera Utara, Sabtu (3/10/2026).

Kekalahan tersebut membuat langkah Tamiang United menuju babak delapan besar harus tertunda. Sebelumnya, tim asal Aceh Tamiang itu tampil meyakinkan dengan membantai PS Shark dari Kepulauan Riau 10-0 pada pertandingan pertama.

Dalam laga yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB, EBR United langsung menekan dan membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan enam menit melalui Muhammad Daffa.

Tamiang United kembali mendapat tekanan. Pada menit ke-14, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti. Fathir yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa EBR unggul 2-0.

Tamiang United tidak menyerah. Anak-anak asuhan Normansyah dengan dukungan Asisten Pelatih Zainuddin SE dan Manajer Tim Lukman Husen berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit ke-22.

Namun, EBR kembali menjauh. Pada menit ke-30, Nashat sukses mengeksekusi penalti untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Drama penalti berlanjut enam menit kemudian. EBR kembali memperoleh hadiah tendangan dari titik putih. Fathir kembali maju sebagai eksekutor dan sukses mencetak gol keduanya sekaligus membawa EBR unggul 4-1.

Tamiang United masih berupaya mengejar ketertinggalan. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-68 setelah mereka mendapat hadiah penalti. Eksekusi dari titik 12 pas berhasil memperkecil skor menjadi 4-2.

Hingga pertandingan berakhir, Tamiang United gagal mencetak gol tambahan. EBR United pun mengamankan kemenangan sekaligus membuat wakil Aceh harus menunggu laga terakhir untuk menentukan nasib mereka.

Menariknya, pertandingan tersebut diwarnai empat penalti, dengan EBR United mendapat tiga kesempatan dari titik putih, sedangkan Tamiang United memperoleh satu penalti.

Pada pertandingan terakhir, Reza Alfikri dan kawan-kawan akan menghadapi SSB Mabar Putra, wakil Sumatera Utara. Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir Tamiang United untuk memburu tiket ke babak delapan besar.

Dengan satu kemenangan dan satu kekalahan, Tamiang United kini membutuhkan hasil maksimal pada laga pamungkas sembari mencermati hasil pertandingan tim-tim pesaing di grup.

Normansyah dan jajaran pelatih kini dituntut segera melakukan evaluasi, terutama terhadap pertahanan dan disiplin pemain di area terlarang, setelah empat gol EBR United lahir dalam pertandingan yang diwarnai tiga penalti untuk lawan.

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *