ACEHFOOTBALL.net — Persiraja Banda Aceh gagal membalas kekalahan dari tiga pertemuan musim ini setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan pada laga penutup Grup 1 Championship 2025/2026.
Pertandingan berlangsung di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026) sore.
Hasil ini memastikan Persiraja tetap finis di peringkat kelima klasemen akhir, sementara PSMS Medan mengakhiri kompetisi di posisi ketujuh.
Di papan atas, Garudayaksa FC sukses merebut puncak klasemen sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 1, sedangkan Adhyaksa FC harus melalui jalur play-off.
Sejak awal laga, kedua tim tampil terbuka meski tanpa beban klasemen. Persiraja yang bermain di tanpa dihadiri penonton mengambil inisiatif serangan, sementara PSMS mengandalkan transisi cepat.
PSMS lebih dulu membuka keunggulan melalui striker asingnya, Felipe Cadenazzi, pada menit ke-41. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda di babak pertama, sekaligus menegaskan efektivitas tim tamu dalam memanfaatkan peluang.
Tertinggal satu gol, Persiraja meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Upaya tuan rumah berpeluang menyamakan kedudukan lebih cepat pada menit 63 atau 64.
Sayangnya, skema penalti yang dimainkan Omid Popalzay dengan Connor Flynn gagal menjadi gol. Skor tetap 0-1.
Jelang waktu normal berakhir, keberuntungan memihak tuan rumah. Ashgal Habib mencetak gol penyama kedudukan pada menit 90+4.
Hasil imbang ini membuat PSMS Medan gagal mencatat kemenangan ketiganya atas klub yang sama dalam tiga pertemuan musim ini.
Imbang ini juga bermaksa memperpanjang catatan kurang apik Persiraja dalam menghadapi PSMS musim ini. Dari tiga pertemuan, tim asal Banda Aceh tersebut tidak sekali pun mampu meraih kemenangan.
Pelatih Jaya Hartono sebelumnya menargetkan kemenangan sebagai penutup musim, namun keterbatasan pemain akibat cedera dan akumulasi kartu menjadi kendala utama dalam laga ini.
Di sisi lain, pelatih PSMS Eko Purdjianto cukup puas dengan hasil yang diraih timnya, meski gagal menutup musim dengan kemenangan.
Dengan berakhirnya laga ini, kompetisi Grup 1 resmi ditutup. Garudayaksa memastikan diri sebagai juara grup dan promosi otomatis.
Sementara Adhyaksa masih harus berjuang di fase play-off untuk memperebutkan tiket terakhir ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Bagi Persiraja dan PSMS, hasil ini menjadi penutup musim sekaligus bahan evaluasi untuk menatap kompetisi berikutnya.




















Komentar