Sebagai juara di Kejuaraan Nasional Sepak Bola antar PPLP, sejatinya Aceh menempatkan banyak pemain di tim nasional pelajar. Nyatanya, hanya ada dua pemain saja dan satu pelatih yang diakomodir. Kenapa?
Kedua pemain yang dipanggil itu adalah Editia Darma, Agung Riskiawan, plus Pelatih Yusmahdi Machmud. Mereka dipanggil untuk memperkuat tim nasional (Timnas) Indonesia menghadapi Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia Tahun 2015 yang digelar 30 Agustus hingga 9 Sepetmber di Baotou, Cina.
Tim Nasional Pelajar ini dibawah kendali Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Selain mereka ada 18 pemain dari provinsi lain. (Baca: Ini Dia 20 Pemain PPLP Yang Dipanggil Timnas).
Pelatih PPLP Aceh, Yusmahdi Machmud mengatakan, sebelumnya ada tujuh pemain dan satu pelatih dari Tanah Rencong yang dipanggil memperkuat tim tersebut. Ini adalah “hadiah” untuk PPLP Aceh yang berhasil menjadi juara dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) Sepakbola Antar-PPLP se-Indonesia 2015 di Bangka Belitung pada Mei lalu.
Dari tujuh pemain, hanya dua yang memenuhi syarat. Pasanya, liima pemain lainnya kelahiran 1997, sedangkan batas usianya adalah kelahiran 1998. Di tim Aceh hanya ada dua orang, maka dua orang itu saja yang dipanggil.
“Ini terjadi karena perbedaan tahun ajaran belajar di Cina dengan di Indonesia,” ujar Yusmahdi didampingi Asisten Pelatih Saiful Imran kepada ACEHFOOTBALL.com, baru-baru ini.
Hal ini juga pernah dinyatakan sebelumnya oleh anggota tim transisi dari Kemenpora RI, Tommy Kurniawan beberapa waktu saat berada di Banda Aceh.
Ia menyatakan tim scouting telah menyiapkan 40 pemain yang terbagi atas 20 pemain kelahiran tahun 1997 dan 20 pemain kelahiran 1998 yang didalamnya ada pemain PPLP Aceh. [Baca: Tommy Kurniawan Kagumi Pemain PPLP Aceh]
Dua pemain Aceh dan dirinya, kata Yusmahdi, semula akan bertolak ke Jakarta pada 30 Agustus. Tapi mengingat pesawat tujuan Jakarta sudah penuh, maka baru bisa terbang pada 31 Juli. Nantinya 20 pemain akan digembleng dalam pemusatan latihan guna pembentukan tim hingga berangkat ke Cina.
Waktu sebulan ini terlalu singkat membentuk tim yang solid mengingat pemain dari berbagai provinsi. Tugas berat ini menjadi beban Yusmahdi Machmud sebagai Asisten Pelatih bersama Safei Pilli dari PPLP Sumatera Utara.
Karena Pelatih Kepala Bambang Warkito sedang di luar negeri membawa Tim SKO Ragunan. “Ia akan balik sekitar dua Minggu lagi, berarti selama itu saya yang tangani tim,” tutup Yusmahdi yang mantan pemain Persiraja ini.
Reporter : Dany Beckz
Editor: Indra








Komentar