Liga 2

Persiku Terpuruk di Dasar Klasemen, Macan Muria Incar Persiraja

ACEHFOOTBALL.net — Persiku Kudus membidik kemenangan saat menjamu Persiraja Banda Aceh pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (30/10/2026).

Laga ini menjadi kesempatan bagi Macan Muria untuk mengakhiri puasa kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di dasar klasemen Grup A.

Persiku datang dengan tekanan besar. Dari tujuh pertandingan yang telah dijalani, mereka baru mengoleksi satu poin hasil sekali imbang, sementara enam laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Kondisi tersebut membuat Persiku masih terpuruk di dasar klasemen dengan minus satu poin.

Di sisi lain, Persiraja juga belum sepenuhnya aman. Laskar Rencong menempati zona playoff degradasi dengan koleksi enam poin. Kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki posisi.

Menariknya, pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sedang menjalani masa transisi kepelatihan. Persiku kini ditangani Agus Yuwono setelah sebelumnya dilatih Kahudi Wahyu Widodo dan sempat berada di bawah kendali sementara Bambang Pujo Sumantri.

Persiraja juga melakukan pergantian pelatih setelah memutus kerja sama dengan Jaya Hartono. Kini, Laskar Rencong berada di bawah arahan Muhammad Ridwan.

Pelatih Persiku, Agus Yuwono, menilai pergantian pelatih merupakan hal wajar dalam sepak bola. Setiap tim tentu mengharapkan perubahan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Tentang pergantian personel di semua tim, saya pikir hal yang wajar. Semua tim pasti ingin hasil yang lebih baik dari sebelumnya,” ujar Agus, seperti dilansir situs resmi operator liga.

Ia menilai perubahan di kedua kubu tidak menjadi persoalan. Persiku pun tengah berupaya menerapkan pola permainan berbeda untuk memperbaiki performa.

“Saya pikir harapannya bisa mengubah capaian untuk lebih baik. Kita pun demikian, membawa pola permainan yang berbeda dan saya rasa tidak ada persoalan,” imbuhnya.

Agus memastikan timnya telah melakukan pembenahan setelah kalah 1-2 dari Semen Padang. Sejumlah kekurangan menjadi bahan evaluasi agar Persiku dapat tampil lebih baik saat menghadapi Persiraja.

“Yang jelas kita sudah persiapan setelah laga melawan Semen Padang. Ada beberapa hal yang harus diperbaiki,” katanya.

Ia berharap perbaikan tersebut bisa terlihat dalam pertandingan nanti sehingga Persiku mampu meraih hasil positif.

“Sehingga, pertandingan besok kita harapkan sudah sesuai dengan keinginan. Berbagai kekurangan diperbaiki, bagaimana bisa mendapatkan hasil yang positif,” tambah mantan pelatih Persis Solo dan Madura FC tersebut.

Tekad meraih kemenangan juga disampaikan gelandang Persiku, Restu Muhamad Akbar. Ia memastikan seluruh pemain siap menghadapi Persiraja setelah menjalani evaluasi dari pertandingan sebelumnya.

Laga ini memiliki arti khusus bagi Persiku karena menjadi pertandingan kandang kelima sekaligus yang terakhir pada putaran pertama kompetisi musim ini.

“Seluruh pemain sudah siap untuk laga besok. Secara keseluruhan, kami sudah persiapkan diri dan evaluasi dari laga sebelumnya. Besok adalah laga kandang terakhir putaran pertama, mudah-mudahan dapat tiga poin,” tandas Restu.

Bagi Persiku, kemenangan atas Persiraja menjadi kebutuhan mendesak untuk mengakhiri rentetan hasil buruk. Namun, Persiraja juga datang dengan kepentingan yang sama: membawa pulang poin demi menjauh dari zona berbahaya.

Duel dua tim yang sama-sama berganti pelatih ini pun menjadi ujian penting bagi awal era Agus Yuwono dan Muhammad Ridwan. [i]

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *