ACEHFOOTBALL.net — RANS Nusantara FC dan Kendal Tornado FC saling mengincar puncak klasemen Grup A Pegadaian Championship 2026/27 saat bentrok di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (29/10/2026) pukul 15.30 WIB.
Kedua tim sama-sama mengoleksi 14 poin, sehingga kemenangan akan menjadi modal penting untuk merebut posisi teratas.
RANS datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati empat pertandingan tanpa kekalahan. The Prestige Phoenix kini berada di peringkat ketiga, satu tingkat di bawah Kendal Tornado FC yang menempati posisi kedua.
Jika menang, RANS berpeluang menggeser Deltras FC dari puncak klasemen sementara. Sebaliknya, Kendal Tornado juga membidik tiga poin untuk menjaga persaingan di papan atas sekaligus memperbesar peluang merebut takhta.
Pelatih RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, memastikan timnya telah melakukan evaluasi untuk membenahi kekurangan sebelum menghadapi Kendal Tornado.
“Intinya semua kekurangan sudah kami perbaiki,” ujar Kas.
Meski demikian, ia mengingatkan anak asuhnya agar tidak menganggap remeh lawan. Menurutnya, Kendal Tornado memiliki permainan agresif dengan transisi cepat yang dapat merepotkan pertahanan RANS.
“Permainan dan transisinya cepat,” katanya.
Kas juga mewaspadai ketajaman striker Kendal Tornado, Patrick Cruz. Namun, ia menegaskan ancaman tidak hanya datang dari satu pemain sehingga seluruh kekuatan lawan harus diantisipasi.
“Semua pemain lawan harus kami waspadai. Kami juga fokus ke tim sendiri,” tegasnya.
Di kubu Kendal Tornado FC, pelatih Stefan Keeltjes menilai pertandingan ini sangat penting untuk menjaga posisi timnya di papan atas. Hasil imbang melawan Deltras FC pada laga sebelumnya membuat kemenangan atas RANS menjadi target yang ingin diwujudkan.
“Pertandingan lawan RANS Nusantara adalah laga yang penting buat kita untuk bisa menjaga asa tetap di peringkat atas. Kami tahu RANS Nusantara bukan lawan yang mudah, tapi saya percaya pemain-pemain besok bisa kasih yang terbaik,” kata Stefan.
Namun, Kendal Tornado menghadapi tantangan kebugaran akibat jadwal pertandingan yang padat. Tim berjuluk Laskar Badai Pantura itu hanya memiliki waktu efektif dua kali latihan setelah menghadapi Deltras FC.
Selain itu, mereka sudah ditunggu Persebaya Surabaya pada laga perdana League Cup di Stadion Sriwedari, Solo, 3 November mendatang.
“Memang kondisinya tidak terlalu ideal karena jarak pertandingan mepet. Kita juga di bulan Oktober ini bermain lima game sekaligus. Kami lebih banyak melakukan maintenance soal conditioning fisik. Setelah itu, kami juga terus menjaga pemain punya motivasi, punya semangat,” jelas Stefan.
Ia menegaskan ketatnya persaingan poin di Grup A menuntut timnya mempersiapkan diri secara maksimal.
“Karena di Grup Timur ini persaingan poinnya sangat ketat. Jadi, buat kami harus benar-benar siapkan tim dengan baik,” tambah pelatih asal Surabaya tersebut.
Striker muda Kendal Tornado, Ousmane Maiket Camara, juga memastikan timnya siap menghadapi tantangan RANS. Pemain yang telah mengemas empat gol itu menegaskan target mereka adalah membawa pulang tiga poin.
“Kita datang ingin ambil tiga poin. Memang RANS Nusantara bukan tim yang mudah untuk dikalahkan, tapi kita bermain fight untuk menang,” ujar Camara.
Dengan poin yang sama dan ambisi merebut puncak klasemen, duel di Kanjuruhan dipastikan krusial bagi kedua tim. RANS ingin memperpanjang rekor tak terkalahkan, sedangkan Kendal Tornado bertekad mempertahankan posisi di papan atas.
Siapa pun yang mampu memaksimalkan peluang berpeluang besar mengakhiri laga dengan keuntungan dalam persaingan Grup A. [i]






















