ACEHFOOTBALL.net – PSMS Medan membidik hasil maksimal saat bertandang ke markas PSGC Ciamis pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/27.
Kemenangan atas PSIS Semarang menjadi modal bagi Ayam Kinantan untuk menjaga momentum sekaligus terus menekan persaingan di papan atas Grup A.
Ambisi itu mengemuka setelah PSMS menaklukkan PSIS 2-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Ahad (25/10/2026) malam. Hasil tersebut mendongkrak kepercayaan diri tim asuhan Eko Purdjianto menjelang ujian di kandang PSGC.
Pemain PSMS, Rangga Muslim Perkasa, berharap kemenangan tersebut menjadi suntikan motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Ia menilai keberhasilan tim mengamankan tiga poin harus menjadi pijakan untuk melanjutkan tren positif.
“Alhamdulillah, kami bisa mencetak gol lebih awal dan unggul 2-0. Mudah-mudahan hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk pertandingan berikutnya,” kata Rangga, pemain berusia 32 tahun itu.
Kemenangan atas PSIS tidak diraih dengan mudah. PSMS sempat unggul dua gol pada babak pertama, tetapi harus bermain dengan 10 pemain setelah striker asing Javier Siverio Toro menerima kartu merah sebelum turun minum.
Meski kalah jumlah pemain, Ayam Kinantan mampu mempertahankan keunggulan. PSIS hanya bisa memperkecil ketertinggalan pada babak kedua sehingga PSMS tetap membawa pulang tiga poin.
Tambahan angka tersebut membuat PSMS mengoleksi 14 poin, mendekati PSPS Pekanbaru yang memimpin klasemen sementara Grup A dengan 18 poin. Karena itu, lawatan ke Ciamis menjadi kesempatan penting bagi PSMS untuk menjaga persaingan di papan atas.
PSMS dijadwalkan menghadapi PSGC Ciamis di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (31/10) sore. Ayam Kinantan dituntut menjaga disiplin dan konsistensi permainan, terutama setelah menghadapi situasi sulit saat melawan PSIS.
Kemenangan di Medan telah membuka jalan. Kini, PSMS harus membuktikan ambisinya di kandang lawan dengan membawa pulang hasil maksimal dari Ciamis. [i]






















