ACEHFOOTBALL.net — Pelatih Persiraja Banda Aceh, Muhammad Ridwan, bersyukur anak asuhnya akhirnya mampu meraih tiga poin di kandang sendiri setelah melewati pertandingan sulit melawan PSGC.
Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan kedua Persiraja di bawah kendalinya, setelah tiga laga sebelumnya dijalani bersama pelatih Jaya Hartono.
Ridwan mengakui, PSGC memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan sehingga Persiraja harus bekerja keras untuk mengamankan hasil positif.
“Kita mengakui dengan susah payah mengalahkan PSGC. Namun, kemenangan ini harus kita syukuri. Kemenangan ini setelah kita melakukan evaluasi dalam segala hal,” ujar Ridwan dalam jumpa pers usai pertandingan.
Menurut pelatih asal Semarang tersebut, permainan Persiraja Banda Aceh menunjukkan perubahan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Tim pelatih telah melakukan pembenahan di sejumlah aspek, mulai dari organisasi pertahanan hingga pola serangan.
“Jika kita lihat permainan pada pekan lalu dengan pekan ini jauh berbeda,” kata pelatih asal Semarang ini.
Ridwan juga menilai anak asuhnya mulai mampu menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan peluang, terutama pada babak pertama. Namun, sejumlah kesempatan yang diperoleh belum berhasil dikonversi menjadi gol.
“Kita sudah mampu menguasai permainan pada babak pertama dan menciptakan banyak peluang. Namun, peluang-peluang tersebut belum menghasilkan gol. Gol terjadi pada babak kedua,” ujarnya.
Dalam empat pertandingan bersama Ridwan, Persiraja mencatatkan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Catatan itu menjadi modal bagi armada Kutaraja untuk terus memperbaiki performa dan posisi di klasemen Grup Barat.
Meski mulai menunjukkan perkembangan, Persiraja Banda Aceh masih perlu menjaga konsistensi permainan dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
Ketajaman lini depan akan menjadi faktor penting agar peluang yang tercipta dapat menghasilkan gol dan tambahan poin pada laga-laga berikutnya. []






















