ACEHFOOTBALL.net – De Red FC memburu kemenangan kandang pertama saat menjamu PS Barito Putera pada pekan keenam Championship 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Ahad (18/10/2026) malam.
Namun, ambisi tuan rumah memutus tren negatif mendapat tantangan dari Laskar Antasari yang datang dengan modal kemenangan pada laga sebelumnya.
De Red FC belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir. The Red Bulls kalah 1-3 dari Persipura Jayapura di kandang sendiri pada 2 Oktober, kemudian bermain imbang 0-0 melawan Persis Solo pada 11 Oktober.
Secara keseluruhan, catatan kandang De Red FC juga belum memuaskan. Dari tiga laga di hadapan pendukung sendiri, mereka menelan dua kekalahan dan sekali imbang, dengan torehan empat gol serta tujuh kali kebobolan.
Pelatih De Red FC, Aji Santoso, menilai pertandingan melawan Barito Putera menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki catatan tersebut sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim.
“Secara keseluruhan, kami sudah siap. Mudah-mudahan melawan Barito Putera, kami bisa meraih poin penuh dan memecahkan catatan belum pernah menang di kandang,” kata Aji dalam konferensi pers, Sabtu (17/10/2026).
Meski demikian, Aji menyadari Barito Putera bukan lawan yang mudah. Tim tamu datang dengan kepercayaan diri setelah menang 2-0 atas Persiba Balikpapan pada 10 Oktober lalu.
Aji mengatakan tim pelatih telah menganalisis permainan Laskar Antasari melalui rekaman video dan menyiapkan strategi untuk meredam keunggulan lawan.
“Kami sudah mengantisipasi bagaimana caranya meredam kelebihan-kelebihan Barito Putera. Kemarin sudah kami analisis melalui video dan latihan,” ujar pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang, tersebut.
Aji juga menyoroti persoalan konsistensi permainan timnya. De Red FC beberapa kali gagal mempertahankan keunggulan sehingga kehilangan poin. Karena itu, hasil imbang melawan Persis Solo diharapkan menjadi modal untuk bangkit.
“Beberapa kali kami unggul, tetapi akhirnya bermain imbang dan kalah. Mudah-mudahan hasil (imbang) saat menghadapi Persis menjadi modal bagus untuk memenangkan pertandingan besok,” katanya.
Pemain De Red FC, Hattam Pratama, memastikan timnya telah mengevaluasi hasil pertandingan sebelumnya. Ia menegaskan seluruh pemain siap bekerja keras demi mengakhiri penantian kemenangan di kandang.
“Pertandingan besok sangat penting karena kami belum mendapatkan tiga poin di rumah sendiri. Semua teman-teman sudah mengevaluasi pertandingan sebelumnya,” ujar Hattam.
Barito Putera Tak Ingin Kehilangan Momentum
Di kubu lawan, caretaker Barito Putera, Frans Sinatra Huwae, menegaskan timnya tetap mewaspadai De Red FC meski tuan rumah sedang mengalami kesulitan meraih kemenangan.
Frans menilai tidak ada pertandingan yang mudah. Ia ingin Satria Tama dan rekan-rekannya menjaga momentum positif sekaligus membawa pulang tiga poin dari Surabaya.
“Mohon maaf, kami tidak menganggap De Red FC tim lemah. Tapi di sini, kami menginginkan di stadion bersejarah ini bisa mengambil poin,” kata Frans dalam konferensi pers, Sabtu (17/10/2026).
Kemenangan 2-0 atas Persiba menjadi modal penting bagi Laskar Antasari. Namun, Frans mengingatkan para pemain agar tidak terlena dan tetap menjaga fokus sepanjang pertandingan.
“Ini yang harus kami jaga. Semua pemain harus tetap konsentrasi penuh, kerja keras, bahwa tidak ada pertandingan yang mudah. Kami akan berusaha dan pemain kerja keras. Dalam satu kekompakan dan kerja tim yang bagus agar poin kemenangan itu bisa kami raih,” tuturnya.
Pertandingan ini menjadi ujian bagi kedua tim dengan target berbeda. De Red FC bertekad mengakhiri paceklik kemenangan kandang, sedangkan Barito Putera berambisi mempertahankan tren positif dan membawa pulang poin penuh dari Surabaya. []






















