Nasional

Piala Soeratin U-15 Terapkan Sistem Zonasi, Cuma 8 Tim Lolos

ACEHFOOTBALL.net — Piala Soeratin U-15 2026 hadir dengan format baru. Persaingan menuju putaran nasional di Jakarta kini dimulai melalui sistem zonasi yang membagi kekuatan sepak bola usia dini ke dalam empat zona wilayah.

Babak zona akan berlangsung pada 26 September hingga 1 Oktober 2026. Sebanyak 32 provinsi dibagi ke dalam empat zona, dengan masing-masing zona terdiri atas dua grup berisi empat provinsi.

Format kompetisi menggunakan sistem round robin. Setiap tim hanya menjalani tiga pertandingan di fase grup untuk memperebutkan satu-satunya tiket lolos dari masing-masing grup.

Artinya, hanya delapan tim terbaik dari seluruh zona yang berhak melaju ke Putaran Nasional Piala Soeratin U-15 2026 di Jakarta pada 10–18 Oktober 2026.

Zona 1 di Sumatera Utara

Zona 1 menjadi arena persaingan Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau di Grup A. Sementara Grup B dihuni Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Masing-masing grup hanya menyediakan satu tiket ke Putaran Nasional.

Zona 2 di Jawa Timur

Zona 2 mempertemukan Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat di Grup A. Grup B diisi Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Persaingan di zona ini mempertemukan sejumlah kekuatan sepak bola dari Pulau Jawa dan Kalimantan Barat untuk memperebutkan dua tiket nasional.

Zona 3 di Kalimantan Timur

Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur tergabung di Grup A. Grup B mempertemukan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Zona ini memiliki bentangan geografis yang luas sehingga perjalanan menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan setiap tim.

Zona 4 di Papua

Persaingan wilayah Indonesia Timur berlangsung di Zona 4. Grup A dihuni Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara.

Sementara Grup B mempertemukan Papua Barat, Papua, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Sama seperti tiga zona lainnya, hanya juara masing-masing grup yang memperoleh tiket ke Putaran Nasional.

Dengan format tersebut, setiap pertandingan fase grup menjadi krusial. Tidak ada ruang besar untuk kehilangan poin karena hanya satu tim dari setiap grup yang akan mengamankan tiket ke Jakarta.

Persaingan juga berlangsung dalam waktu singkat. Babak zona hanya digelar selama enam hari sehingga kesiapan fisik, kedalaman skuad, dan kemampuan melakukan pemulihan menjadi faktor penting bagi setiap tim.

Venue tunggal di masing-masing zona juga menjadi bagian dari persaingan. Tim yang bermain di wilayah sendiri berpotensi memiliki keuntungan dari sisi adaptasi cuaca, dukungan penonton, hingga perjalanan yang lebih singkat.

Dengan hanya delapan tiket tersedia, Piala Soeratin U-15 2026 bukan sekadar kompetisi usia dini. Setiap zona menjadi pintu sempit yang harus dilewati para pemain muda untuk mencapai panggung nasional di Ibu kota IKN. []

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *