ACEHFOOTBALL.net — Dua pertandingan menjadi penentu langkah SMAN 9 Banda Aceh untuk menjaga asa membawa nama Aceh ke panggung nasional Axis Nations Cup 2026.
Setelah menjuarai Preliminary Aceh, tim tersebut kini menghadapi tantangan lebih berat di Zona Sumatera Bagian Utara di GOR Kebun Bunga, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (12/9/2026).
SMAN 9 Banda Aceh tergabung dalam grup bersama SMA PAB 4 Sampali Medan, SKO Riau, dan SMAN 5 Batam. Hanya dua tim dengan perolehan poin terbanyak yang berhak melaju ke final.
Artinya, tidak ada ruang untuk lengah.
SMAN 9 Banda Aceh langsung menghadapi SMAN 5 Batam pada pukul 11.00 WIB. Dua jam berselang, mereka kembali turun ke lapangan untuk menghadapi tuan rumah SMA PAB 4 Sampali Medan pada pukul 13.00 WIB.
Dua laga dalam waktu singkat itu menjadi ujian konsistensi sekaligus mental bagi tim asal Banda Aceh tersebut. Hasil maksimal sejak pertandingan pertama akan menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos ke final.
Jika mampu menembus partai puncak, satu langkah terakhir masih menanti. Pertandingan final akan menentukan wakil Sumatera yang berhak melanjutkan perjuangan ke putaran nasional di Jakarta.
Kepala SMAN 9 Banda Aceh, Zulfikar, saat melepas tim di sekolah setempat, Jumat (11/9/2026), meminta seluruh pemain tidak kehilangan fokus menghadapi persaingan di Medan.
“Anak-anak harus tetap fokus, disiplin dan menjalankan instruksi pelatih. Jangan mudah terpengaruh dengan situasi pertandingan. Kita datang ke Sumatera Utara dengan target lolos ke putaran nasional,” kata Zulfikar.
Menurutnya, target tersebut harus diperjuangkan sejak laga pertama. Setiap lawan wajib dihadapi dengan keseriusan penuh.
“Kalau target kita lolos ke putaran final nasional, maka semua lawan harus kita hadapi dengan serius dan berusaha kita kalahkan. Jangan pernah menganggap remeh lawan,” ujarnya.
Zulfikar juga mengingatkan pemain untuk menjaga kekompakan, tampil percaya diri, dan tetap menjunjung sportivitas.
Keberhasilan menjadi juara Preliminary Aceh, katanya, merupakan modal penting. Namun, persaingan di Zona Sumatera tentu menghadirkan tantangan berbeda.
“Kita berharap anak-anak bermain lepas, percaya diri dan tetap menjaga sportivitas. Yang terpenting berjuang maksimal untuk membawa nama Aceh,” demikian Zulfikar.
10 Pemain Dibawa ke Medan
Untuk menghadapi Zona Sumatera Bagian Utara, SMAN 9 Banda Aceh membawa 10 pemain:
Muhammad Zaky Maulana (XII-5)
Rijal Hafis (XI-2B)
M. Hidayatullah (XI-4)
Fajar Nopriandi (XII-2A)
Muhammad Wahyu (XI-2A)
Abdul Rauf (X IPAS 8)
M. Helmi Saputra (XII-2B)
Raihan (XII-2B)
Raihan Maulizar (XII-4)
M. Eldys Liany (XII-2B)
Dua laga di Medan, satu target: lolos ke final dan membuka jalan SMAN 9 Banda Aceh menuju panggung nasional di Jakarta. []























