ACEHFOOTBALL.net — Kompetisi Liga 2 atau Pegadaian Championship 2025/2026 memasuki pekan ke-16 dengan peta persaingan yang semakin mengerucut, terutama di papan atas Grup A dan Grup B.
Lima besar di masing-masing grup kini menjadi sorotan utama, mengingat selisih poin yang relatif tipis dan masih terbukanya peluang perubahan posisi menuju fase penentuan.
Di Grup A, Garudayaksa masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari 16 pertandingan. Tim ini mencatat delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya dua kali kalah, serta memiliki selisih gol positif +19 (32:13).
Konsistensi Garudayaksa menjadi faktor utama yang menjaga mereka tetap di puncak, meski tekanan dari pesaing terdekat terus menguat. Adhyaksa membuntuti di posisi kedua dengan 29 poin.
Performa mereka terbilang stabil dengan delapan kemenangan dan lima hasil imbang, namun tiga kekalahan membuat jarak dengan pemuncak belum mampu terlampaui.
Sumsel United berada di peringkat ketiga dengan 27 poin, unggul produktivitas atas sejumlah tim pesaing setelah mencetak 23 gol dan hanya kebobolan 20 kali.
Posisi keempat ditempati Bekasi City dengan 24 poin, hasil dari enam kemenangan, enam imbang, dan empat kekalahan.
Sementara itu, PSMS Medan menutup lima besar Grup A dengan 23 poin, jumlah yang sama dengan Persiraja Banda Aceh di posisi keenam.
PSMS unggul secara selisih gol, menjadikan persaingan menuju papan atas Grup A masih sangat terbuka hingga beberapa pekan ke depan.

Sementara di Grup B, dominasi sementara dipegang PS Barito Putera. Tim asal Kalimantan Selatan ini mengoleksi 36 poin dari 11 kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan, dengan selisih gol +18. Barito Putera menjadi tim paling konsisten di grup ini dan relatif aman di puncak klasemen.
PSS Sleman berada di posisi kedua dengan 34 poin, hanya terpaut dua angka dari pemuncak. Di bawahnya, Persipura Jayapura menempati peringkat ketiga dengan 33 poin, menjaga asa tetap bersaing ketat dalam perburuan posisi teratas.
Tornado Pekanbaru menyusul di urutan keempat dengan 29 poin, sementara Deltras Sidoarjo mengamankan posisi kelima dengan 27 poin.
Melihat klasemen hingga pekan ke-16, persaingan di lima besar kedua grup masih sangat dinamis. Selisih poin yang belum terlalu jauh membuka peluang pergeseran posisi di sisa kompetisi.
Setiap laga ke depan akan menjadi krusial, terutama bagi tim-tim yang membidik tiket ke fase berikutnya dan menjaga momentum menuju akhir musim.





















Komentar