Jordania akhirnya berhasil mengantongi tiga poin pertama mereka di kejuaraan Piala Asia 2015 setelah berpesta gol ke gawang Palestina. Tidak tanggung-tanggung, Jordania yang harus menerima kekalahan di laga perdana mereka, berhasil menceploskan lima gol kedalam gawang Palestina.
Sejak babak pertama dimulai, Jordania memang terlihat lebih berani untuk mengambil inisiatif serangan. Meski Palestina juga tak segan untuk memberikan perlawanan, namun hasrat Jordania untuk bisa meraih hasil sempurna, membuat mereka terlihat lebih tenang dalam menjaga penguasaan bola di lini tengah.
Meski dalam laga kali ini Jordania harus rela tidak diperkuat Ahmaad Hayal yang gagal dalam tes doping usai dipecundangi Iraq dengan skor tipis 1-0, namun skuat besutan Raymond Colin Wilkins ini justru berhasil menunjukan kolektifitas permainan secara tim.
Benar saja, setelah berjibaku dengan bola selama 30 menit di lapangan, gol pembuka yang ditunggu-tunggu pun tiba. Memanfaatkan umpan dari Hamzah Aldaradreh, Yousef Al Rawashdeh berhasil membuka keran gol Jordania.
Palestina yang tampak tak mau untuk kembali menerima kekalahan di laga kedua mereka, langsung berusaha untuk bisa menciptakan gol balasan. Namun hasilnya malah jauh lebih mengenaskan.
Hamzah Al Daradreh yang berhasil menciptakan Assist pada gol pertama, justru mampu memperlebar keunggulan di menit 35 dan 45. Palestina pun harus rela mengakhiri babak pertama dengan skor 0-3.
Memasuki babak kedua, Palestina tampak bermain lebih tenang. Kombinasi umpan satu dua dan sedikit fariasi bola panjang, sempat membuat barisan belakang Jordania sedikit kuwalahan. Namun lagi-lagi Palestina harus terdiam saat Daradreh kembali berhasil menceploskan dua gol tambahan di menit 75 dan 80.
Meski akhirnya Jaka Ihsibeisheh berhasil mencetak satu gol ke gawang Jordania, namun sayangnya gol tersebut masih belum cukup untuk membuat Palestina terhindar dari kekalahan kedua mereka di ajang Piala Asia.
Dengan hasil ini, Jordania kini duduk di posisi dua kelasemen sementara Grup D dengan raihan 3 poin.
Sumber: Sindonews




















Komentar