ACEHFOOTBALL.net — PSGC Ciamis menahan PSIS Semarang 0-0 pada pekan keenam Championship 2026/2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (17/10/2026) malam.
Hasil ini menjadi titik kebangkitan mental Laskar Singacala setelah dibantai Adhyaksa Bekasi FC 4-0 pada pekan sebelumnya, meski mereka gagal mengamankan tiga poin di kandang.
Pelatih PSGC, Heri Kiswanto, menilai Ezechiel N’Douassel dan kawan-kawan menunjukkan perkembangan mental saat menghadapi PSIS yang dinilainya memiliki kualitas pemain lebih baik.
“Pertandingan tadi saya pikir cukup baik, temponya juga baik. Saya menyoroti mental para pemain yang kemarin sempat mengalami kekalahan. Tadi banyak kemajuan. Alhamdulillah, para pemain bisa mengimbangi PSIS yang memiliki pemain-pemain cukup bagus,” kata Heri, yang akrab disapa Herkis.
Meski mengapresiasi semangat tim, Herkis mengakui PSGC masih perlu membenahi konsistensi permainan, akurasi umpan, dan pengambilan keputusan saat membangun serangan.
Ia menilai kesalahan mendasar dan kecenderungan pemain terburu-buru memainkan bola masih menghambat alur serangan. Faktor kelelahan juga menjadi perhatian dalam evaluasi tim.
“Tim yang paling bagus itu kuat dalam bertahan dan tajam dalam menyerang. Prosesnya sudah mengarah ke sana, tapi masih ada kesalahan dasar yang harus diperbaiki.”
“Passing itu dasar sekali dalam sepak bola. Ini kami akan terus perbaiki. Pemain masih tampak terburu-buru atau mungkin kelelahan,” jelasnya.
Herkis juga menyoroti pentingnya menentukan komposisi dan pergantian pemain secara tepat, terutama dalam merotasi pemain yang mengalami cedera agar keseimbangan permainan tetap terjaga.
Evaluasi tersebut menjadi pekerjaan PSGC untuk memperbaiki performa dan mengubah perkembangan mental menjadi hasil maksimal pada pertandingan berikutnya. []























