Kamis, Juli 9, 2020
Beranda Liga Dunia Liga Italia Scudetto Sudah Mulai di Depan Mata Juventus, Kata Allegri

Scudetto Sudah Mulai di Depan Mata Juventus, Kata Allegri

TURIN, ACEHFOOTBALL.net – Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengatakan timnya sudah mulai melihat “garis finis” di Serie A. Artinya Scudetto kedelapan berturut-turut sudah didepan mata.

Seperti dilansir soccerway.com, Juventus masih memimpin Serie A dengan status tak terkalahkan, menyusul kemenangan 4-1 di kandang sendiri melawan Udinese.

Dalam laga itu, Allegri mengistirahatkan sebagian besar bintangnya menjelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid Selasa waktu setempat.

Pemain muda Moise Kean memanfaatkan peluangnya dengan dua gol, karena Juve tetap tak terkalahkan berkat kemenangan Liga ke-24 dari 27 pertandingan musim ini.

Juve unggul 19 poin dari Napoli – yang pada pekan ini akan menghadapi Sassuolo pada hari Minggu.

Pelatih kepala Juve Allegri mengatakan kepada wartawan: “[Kami menang dan] sekarang kami memiliki 75 poin, sudah mungkin untuk melihat garis finish dan itu sangat penting.”

“Kami melakukan permainan hebat, 4-1. Kean mencetak dua gol, kami bermain dengan banyak pemain muda. [Hans] Nicolussi melakukan debut hari ini.”

“Kami memiliki malam yang indah, itulah yang saya tanyakan. Kami masih punya waktu sebelum Selasa malam ketika kami akan menghadapi Atletico.”

Juve menghadapi perjuangan berat dalam upaya mereka untuk mencapai perempat final Liga Champions setelah kalah pada pertandingan pembukaan melawan Atletico 2-0 di Madrid dua pekan lalu.

Tekanan ada pada Allegri dan Juve menyusul kedatangan pemenang Ballon d’Or lima kali Cristiano Ronaldo, setelah raksasa Italia hanya finis sebagai runner-up pada 2015 dan 2017.

Allegri mengatakan: “Sejak saya tiba, Liga Champions selalu menjadi tujuan, tetapi jika orang mengatakan itu adalah kegagalan jika Juventus pergi, itu tidak benar.”

“Level keseluruhan di Liga Champions telah meningkat dan pada hari Selasa kami akan melakukan yang terbaik. Jika kami lolos, maka itu bagus, jika tidak maka kami akan mencoba lagi tahun depan.

“Di setiap musim kami mencapai babak sistem gugur, jadi kami akan melihat apa yang terjadi. Saya ingat di musim pertama saya di sini kami bermain melawan Malmo: ada orang-orang yang berkulit putih seperti selimut karena ketakutan.

“Bahkan jika saya terus mendengar sebaliknya, jika Juventus pergi, itu tidak akan gagal. Saya menemukan itu menggelikan. Jika kita lolos, baik, tetapi jika tidak maka itu hanya pertandingan sepak bola dan kami akan mencoba lagi. Kami Secara teori sudah memenangkan dua trofi musim ini. Itu bukan kegagalan.”

SOCCERWAY | SCORESWAY

Tinggalkan Balasan

Populer

Pemain Muda Jong Aceh Jalani Hukuman, Ini Penyebabnya

ACEHFOOTBALL.net — Kedisplinan diterapkan cukup ketat oleh manajemen Jong Aceh Football Academy. Paling tidak itu yang dirasakan Akbarul Hakim, pemain angkatan pertama akademi tersebut. Sebagai...

10 Orang Terkaya di Aceh Tolak Beli Saham Persiraja?

ACEHFOOTBALL --- Ada cerita menarik dibalik penguasaan 80 persen saham mayoritas oleh Nazaruddin alias Dek Gam. Ternyata proses lobi sudah dilakukan terhadap 10 orang...

Target Medali Emas, IKASI Aceh Datangkan Pelatih Nasional

ACEHSPORT — Pengurus Provinsi Ikatan Keluarga Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Aceh mendatangkan pelatih kaliber nasional guna menangani atlet yang bakal tampil di PON Papua...

Sejarah: Ayah Angkat Martunis Cetak 100 Gol di Eropa

ACEHFOOTBALL --- Ayah angkat Martunis, Cristiano Ronaldo menciptakan sejarah dengan menjadi pemain pertama mencetak 100 gol pada kompetisi antarklub di benua Eropa. Gol itu terdiri...

Terbaru

error: Content is protected !!