Kini, Mahrez Lebih Populer Dari Liverpool

ACEHFOOTBALL — Dulunya Liverpool disebut sebagai klub paling populer di Aljazair. Tapi melesatnya Riyad Mahrez lewat aksi-aksi di Leicester telah mengubahnya.

Mahrez sebenarnya lahir di Sarcelles, Prancis, 25 tahun lalu. Tapi ia berayahkan seorang Aljazair, sering menghabiskan waktu di negara itu semasa kecil, sampai akhirnya berkiprah untuk tim nasional berjuluk Dessert Warriors itu.

Sebelum ini Mahrez sudah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Aljazair 2015 dan secara khusus kiprahnya di Premier League 2015-16, dalam membuat 14 gol dan 11 assist sejauh ini, tak ayal terus menggelorakan negara tersebut.

Seperti dikisahkan seorang pemilik gerai pernak-pernik olahraga di Aljazair kepada The Sun, jersey Mahrez bahkan laku keras bak kacang goreng sampai-sampai membuat stok menipis dengan cepat.

“Kami sudah memesan jersey Mahrez empat hari lalu tapi belum tiba juga,” ucap si pemilik toko yang membanderol sehelai jersey itu seharga 7 ribu dinar Aljazair (sekitar Rp 856 ribu).

Efek Mahrez ini ikut berdampak positif kepada Leicester yang kini menjadi klub paling populer dan digemari seantero Aljazair, menggeser posisi yang sebelumnya ditempati Liverpool.

“Sebelum Mahrez, Leicester tak dikenal di Aljazair, dengan Liverpool ketika itu menjadi klub paling populer,” ucap Samir Lamari dari surat kabar olahraga setempat, Liberte.

“Sekarang Leicester menjadi klub paling populer di negeri ini, didukung oleh lebih dari lima juta orang, dengan Premier League juga menjadi kompetisi yang paling banyak disaksikan ketimbang kompetisi lokal Ligue 1.

“Pertandingan Leicester menjadi sebuah ajang di mana orang-orang mendapat kesempatan berkumpul, bahkan saat kerja atau di hari Minggu, dengan anak-anak terkadang juga sampai membolos sekolah untuk melihatnya bermain,” bebernya.

Sumber:

Tinggalkan Balasan