Selasa, Juli 7, 2020
Beranda Bolanesia Begini Rapor Wakil Indonesia di Final Dunia Danone Nations Cup

Begini Rapor Wakil Indonesia di Final Dunia Danone Nations Cup

ACEHFOOTBALL.net — Wakil Indonesia, FOSSBI Rajawali Muda, berhasil finis di posisi empat pada final dunia Danone Nations Cup.  Hasil ini melampui target yang diusung SSB asal Jakarta tersebut.

FOSSBI adalah juara nasional Danone Nations Cup Indonesia di 2019 dan berhak menjadi salah satu wakil Indonesia di Final Dunia Danone Nations Cup. Tahun ini berlangsung di Barcelona, Spanyol, pada 9-12 Oktober lalu.

Topskor Danone Nations Cup Indonesia di 2019 Ikram Andriki asal Aceh ikut diboyong serta memperkuat barisan Rajawali Muda. Hasilnya tak mengecewakan, ia sukses mencetak empat gol di penyisihan.

Memang, pada awalnya banyak yang meragukan kemampuan FOSSBI. Apalagi ini adalah pertama kalinya mereka bermain di ajang internasional sekelas Danone Nations Cup.

Meski demikian, FOSSBI mampu melebihi ekspektasi dengan menembus semifinal. Mereka mengalahkan Portugal, Tunisia, Hungaria dan Maroko. Sayangnya, Garuda Muda kemudian kalah 0-3 di tangan tuan rumah Spanyol.

Pada perebutan tempat ketiga melawan Prancis, FOSSBI kalah dengan skor 0-2 di RCDE Stadium, Sabtu (12/10/2019) sore waktu setempat. Alhasil, mereka harus puas di posisi empat.

Bagi Indonesia, ini adalah prestasi terbaik sejak 2006. Di tahun itu, Garuda Muda juga menembus babak semifinal.

Pelatih FOSSBI, M. Yunus Saragih, cuma berani memasang target lolos penyisihan grup. Meski demikian, FOSSBI ternyata mampu melebihi ekspektasi dengan menembus semifinal.

Dikutip ACEHFOOTBALL.net dari Liputan6.com, pelatih kepala Indonesia di ajang ini, Alfredo Vera, mengaku bangga dengan pencapaian SSB FOSSBI Rajawali Muda yang berhasil menembus empat besar di turnamen tersebut.

“Kalau kita lihat permainan Spanyol, saya pikir mereka sudah lama membentuk tim. Semua pergerakan sudah menyatu. Kontrol passing bagus dan semua sudah tahu apa yang harus dilakukan,” kata Alfredo.

“Saya tidak tahu apakah kita sedikit grogi, karena menghadapi tuan rumah. Tapi saya pikir kita sudah maksimal. Saya tak bisa paksa juga anak-anak.”

“Tim ini punya delapan pemain bagus sebagai starter, tapi cadangannya tidak seimbang. Mungkin kalau kita punya cadangan yang seimbang bisa melangkah lebih jauh lagi,” 

“Tapi saya tak mau salahkan anak-anak. Mereka semua pantas berada di sini, karena sudah juara di Indonesia,” ucap mantan pemain PSAP Sigli ini. [dbs]

Tinggalkan Balasan

Populer

Pemain Muda Jong Aceh Jalani Hukuman, Ini Penyebabnya

ACEHFOOTBALL.net — Kedisplinan diterapkan cukup ketat oleh manajemen Jong Aceh Football Academy. Paling tidak itu yang dirasakan Akbarul Hakim, pemain angkatan pertama akademi tersebut. Sebagai...

Target Medali Emas, IKASI Aceh Datangkan Pelatih Nasional

ACEHSPORT — Pengurus Provinsi Ikatan Keluarga Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Aceh mendatangkan pelatih kaliber nasional guna menangani atlet yang bakal tampil di PON Papua...

Nyan, Persiraja Masih Berharap Ingin Main di Aceh

ACEHFOOTBALL.net — Manajemen Persiraja Banda Aceh masih berharap lanjutan kompetisi Liga 1 bisa digelar di tanah Rencong. Jika pun tidak, mereka tetap manut pada...

Friendly: Jong Aceh FA Menang Tipis Lawan Rampagoe

ACEHFOOTBALL.net — Laga friendly match -- pertandingan persahabatan-- tim usia 17 tahun antara Jong Aceh FA lawan SSB Rampagoe berlangsung seru, di Lapangan Matador,...

Terbaru

error: Content is protected !!