Pemain Kelahiran Aceh Masuk Skuat Qatar untuk Piala Dunia

Andri Syahputra bersama rekannya merayakan juara Piala QSL | Photo Instagram

DUBAI, ACEHFOOTBALL.net — Pemain kelahiran Lhokseumawe, Aceh Andri Syahputra, turut dibawa dalam skuat timnas U-20 Qatar yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 Polandia.

Dalam daftar pemain yang telah dirilis oleh FIFA, nama Andri Syahputra tercantum dalam skuat Qatar yang dilatih oleh Bruno Miguel Pinheiro.

Menariknya, pada Piala Asia U-19 2019 yang juga digunakan sebagai babak kualifikasi Piala Dunia, nama Andri Syahputra tak turut dibawa oleh Bruno Pinheiro.

Qatar sebagai semifinalis Piala Asia U-19 2018 lalu yang dimainkan di Jakarta, berhak tampil di Piala Dunia U-20 Polandia yang akan dimulai pekan depan.

Selain Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan dan Jepang akan menjadi empat wakil Asia di Piala Dunia U-20.

Masuknya nama Andri tentu ini menjadi sebuah kejutan mengingat Andri tak dibawa dalam lawatan mereka ke Indonesia pada tahun lalu di ajang Piala Asia U-19 2018.

Andri juga sempat dipanggil memperkuat Qatar U-23. Saat itu Bruno mengatakan bahwa pihak federasi sepakbola Qatar (QFA) menghindari konflik yang bisa saja terjadi jika membawa Andri ke Jakarta.

Pemain kelahiran Lhokseumawe, Aceh itu akan memakai nomor punggung 8 dalam skuat Qatar U-20. Andri adalah seorang pemain depan yang bisa bermain sebagai gelandang serang ataupun striker.

Pemain berusia 19 tahun ini sejak kecil sudah berada di Qatar untuk mengikuti orang tuanya yang bekerja disana. Ia pun bergabung dengan akademi sepakbola terkenal negara itu yakni Aspire.

Sempat bermain di Al Khor, sejak tahun 2016 Andri berada di klub Al-Gharafa. Musim ini ia aktif menjadi pemain andalan tim U-23 di kancah Qatargas League (Liga Qatar U-23), sesekali ia menjadi bagian dari tim utama klub tersebut.

Qatars sendiri berada di Grup D Piala Dunia U-20 bersama Nigeria, Ukraina, dan Amerika Serikat.

Andri pernah menolak panggilan untuk seleksi Timnas Indonesia U-19 saat masih ditangani oleh Indra Sjafri pada tahun 2017 lalu. Andri lebih memilih untuk melanjutkan sekolahnya di Qatar ketimbang harus mengikuti seleksi di timnas U-19 Indonesia. [dbs]

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan