Marcelo: Wartawan Cemburu Karena tak Bisa Main Bola

Real Madrid sedang menjadi bulan-bulanan media. Hal itu karena performa buruk Los Blancos di kompetisi domestik dengan tokoh sentralnya adalah sang pelatih Julen Lopetegui.

Kritikan itu ternyata membuat kuping bek Madrid asal Brazil, Marcelo merah kupingnya. “Semua jurnalis mencoba ‘menyakiti’ kami, mungkin iri karena Anda tidak tahu cara bermain sepakbola,” tukasnya seperti dilansir scoresway.com.

Memang, masa depan Julen Lopetegui sedang dalam sorotan, karena prestasi Madrid sedang menukik. Mereka sudah lima pertandingan tanpa meraih kemenangan beruntun, meskipun kemenangan 2-1 di Liga Champions atas Viktoria Plzen membuat tekanan kepada pelatih sedikit longgar.

Namun begitu, Marcelo menyakini bahwa dia tak meragukan kapasitas mantan pelatih Timnas Spanyol tersebut. Karena itulah dia tak ragu membalas kritikan media untuk mendukung pelatih berusia 52 tahun itu.

 

“Ini mmenjadi sulit ketika Anda tidak menang, lalu Anda berbicara tentang krisis. Seperti Anda ingin melukai skuad ini,” kata Marcelo.

“Semua jurnalis mencoba menyakiti kami, mungkin itu iri karena Anda tidak tahu cara bermain sepakbola.”

“Dalam pandangan saya, dia melakukan pekerjaan yang hebat,” tambah Marcelo.

Marcelo dipaksa turun dalam kemenangan di Santiago Bernabeu, di mana pemain internasional Brasil mengalami cedera.

Namun, pemain berusia 30 tahun itu, bisa meredam kekhawatiran menjelang pertandingan el-clasico Minggu depan melawan Barcelona.

“Saya merasa baik sekarang. Saya mendapat pelanggaran keras dan wasit harus melihat hal-hal itu,” kata Marcelo.

Mengenai kebugaran Marcelo, Lopetegui berkata: “Kita harus menunggu, ini tampaknya benturan yang sangat keras, bukan masalah otot. Saya harap kami dapat memainkannya pada hari Minggu nanti.” demikian Lopetegui.

Tinggalkan Balasan